BANJARBARU,Teladankalimantan.com-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran bantuan sarana usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kepada Posyandu Mawar sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan ekonomi berbasis komunitas.
Inisiatif ini sekaligus bertujuan memperkuat peran kader posyandu sebagai agen penggerak di lingkungan masyarakat, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan di Posyandu Mawar pada Selasa (08/04/2026), diserahkan kepada delapan kader Posyandu Mawar yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pemanfaatannya secara kolektif.
Adapun bantuan diberikan meliputi, sarana pendukung UMKM serta peralatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna menunjang kegiatan layanan posyandu sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif berbasis komunitas.
Melalui program tersebut, Pertamina berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi para kader dengan membuka peluang usaha produktif yang dapat dikelola secara berkelanjutan.
Selain mendukung peningkatan pendapatan, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM berbasis komunitas inklusif dan mandiri.
Bantuan diberikan secara langsung disertai dengan arahan terkait pemanfaatan sarana untuk mendukung kegiatan usaha.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut turut dilengkapi dengan pendampingan dan monitoring berkala guna memastikan optimalisasi pemanfaatan serta keberlangsungan usaha yang dijalankan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kalimantan Edi Mangun mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis komunitas.
“Melalui dukungan sarana UMKM ini, kami ingin membuka peluang bagi para kader Posyandu Mawar untuk mengembangkan usaha produktif berkelanjutan. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas ekonomi, tetapi juga memperkuat peran kader sebagai agen pemberdayaan di tengah masyarakat,” ujar Edi.
Dia menambahkan, Pertamina meyakini bahwa penguatan ekonomi komunitas, khususnya berbasis layanan sosial seperti, posyandu akan memberikan dampak positif lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pertamina akan terus menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berorientasi pada keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi, agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat,” demikian tutupnya.
Melalui program TJSL ini, Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor berkomitmen untuk terus menghadirkan inisiatif memberikan dampak nyata dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya masyarakat yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.(red/rilis)















