MARABAHAN- Selasa, 14 April 2026 menjadi momen bersejarah bagi anak-anak di Desa Sungai Teras Dalam, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Harapan mereka untuk memiliki tempat belajar Alquran yang nyaman dan layak akhirnya terwujud melalui peresmian Taman Pendidikan Alquran (TPA) Raudhatusyifa oleh Bupati Barito Kuala bersama jajaran Forkopimcam Tabunganen.
Peresmian ini turut dihadiri Kepala Kementerian Agama Barito Kuala, Kepala Bagian Kesejahteraan Setda Batola, Camat Tabunganen, Kapolsek Tabunganen, unsur Koramil, serta perwakilan dari PT Talenta Bumi. Hadir pula Staf Khusus Bupati Bidang Pemerintahan dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Tabunganen yang ikut menyaksikan momen penuh makna tersebut.
Sebelumnya, kondisi TPA di desa tersebut sangat memprihatinkan. Kegiatan belajar mengaji anak-anak harus digabung dengan gudang benih, sehingga kurang layak dan tidak mendukung proses pembelajaran secara optimal. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Talenta Bumi, pembangunan TPA baru akhirnya dapat direalisasikan. Prosesnya dimulai dari pengadaan lahan hingga pembangunan fisik yang kini telah berdiri dengan enam ruang kelas yang representatif untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak.

Salah satu warga Sungai Teras, Irwan, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberadaan TPA tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan yang telah memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan anak-anak di desa mereka.
“Anak-anak sekarang lebih semangat mengaji karena tempatnya sudah nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Barito Kuala dan PT Talenta Bumi atas bantuan ini,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala menegaskan bahwa keberadaan TPA Raudhatusyifa memiliki arti penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya dalam memahami dan mencintai Alquran sejak dini. Ia menilai generasi muda merupakan penentu masa depan bangsa.
“TPA ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga fondasi pembentukan karakter generasi Qurani. Masa depan daerah dan bangsa ada di tangan anak-anak kita hari ini,” ungkapnya.
Bupati juga berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta menjadi pusat pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tabunganen. (dan)















