BANJARMASIN,teladankalimantan.com-
PT Arutmin Indonesia merupakan bagian unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI atau Perusahaan) meraih penghargaan Peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup
(KLH) pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) periode Tahun 2023-2024.
Anugerah penghargaan tersebut diselenggarakan di Sasono Langen Budoyo Kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Senin, (24/02/2025).
CEO PT Arutmin Indonesia, Ido Hutabarat dalam siaran pers, Kamis (27/02/2025) mengucapkan, rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak atas keberhasilan meraih penghargaan tersebut.
Menurut dia, piala penghargaan Peringkat Emas PROPER diberikan kepada Arutmin Tambang Kintap melalui program Bioaditif Serai Wangi melalui Sinergi Masyarakat Tambang Kintap (Terangi Simantap) memanfaatkan lahan marginal untuk budidaya Serai Wangi diolah menjadi bioaditif.
Selain itu, sebut dia, Arutmin juga mendapat penghargaan PROPER lainnya berupa, penghargaan peringkat Hijau diberikan kepada PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam melalui program Pupuk Manik Permata memanfaatkan asam humat dari debu fine coal untuk mempercepat pertumbuhan bibit tanaman.
Selanjutnya, ucap Ido Hutabarat penghargaan juga diterima Arutmin Tambang Satui melalui program HIACE yang menggantikan excavator bermesin diesel dengan excavator hybrid berenergi listrik untuk mengurangi laju emisi kendaraan.
Kemudian, sambung dia, Arutmin Tambang Batulicin melalui program Kompos Organik Masal Produksi Alat Sederhana (KOMPAS) berupa, pembuatan media pembibitan tanpa menggunakan polybag untuk mengurangi timbulan limbah plastik.
Lebih lanjut dia mrngemukakan, Arutmin juga mendapat penghargaan PROPER Biru yang diberikan kepada Arutmin Tambang Senakin melalui program Pemanfaatan Filter Karbon Aktif dari Jenis Tanaman Invasif Akasia di Areal Reklamasi untuk Menurunkan Beban Pencemar Air.
“Arutmin NPLCT melalui program Penanaman Rambai sebagai Pakan Alternatif Bekantan. Program ini bertujuan untuk menyediakan pakan tambahan mendukung keberlangsungan
hidup populasi Bekantan di sekitar areal NPLCT,” tambahnya.
Peringkat Emas PROPER merupakan penghargaan tertinggi diberikan kepada perusahaan memiliki kinerja lingkungan unggul.
Peringkat tersebut menunjukkan perusahaan telah melampaui
pencapaian dalam keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) BPLH, Rasio Ridho Sani beserta para perwakilan KLH hingga peserta perusahaan terbaik mendapatkan penghargaan secara langsung.(red/ril)
















