MARABAHAN, teladankalimantan.com—Majelis Sholawat dan Pengajian Akbar Bahrul Ilmi, kembali digelar oleh DPC PPP Barito Kuala yang berlangsung di Aula DPC, Kamis malam (4/1/2024).
Meski cuaca yang kurang bersahabat, tak menghalangi langkah kaki para jemaah untuk menghadiri majelis Sholawat dan pengajian akbar yang saban kali kegiatan selalu dipadati warga dari berbagai desa yang ada di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Apalagi dalam kegiatan keagamaan yang diinisiasi oleh Ketua DPC PPP Batola DR H Bahrul Ilmi SH, MH tersebut selalu menghadirkan para pentauziah dan guru-guru agama yang menyampaikan pesan keagamaan dan ilmu bermanfaat yang membuat kesejukan hati.
Tak hanya itu, setiap kali kegiatan berlangsung selalu diawali dengan pembacaan maulid Nabi, sehingga menambah ibadah keagamaan semakin khusyuk. Kerinduan yang mendalam untuk berjumpa dengan Rasulullah tergantikan saat duduk di majelis ilmu DPC PPP Barito Kuala.


Sebagaimana biasa, Guru Ahmad Mubarok memimpin pembacaan Sholawat yang diikuti oleh para jamaah. Diiringi oleh grup Maulid Bustanul Ilmi dari Desa Andaman 2, lantuan dan pujian kepada Rasulullah terus menggema.

Guru Ahmad Husnan mengatakan, fadilah bersalawat terutama di penghulu segala hari pada malam Jumat dan Hari Jumat sangat besar. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam hadist yang diriwayatkan Imam Baihaqi.
“Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat dan malam Jumat. Barang siapa yang melakukan hal itu, aku akan menjadi saksi baginya dan memberikan syafaat padanya di hari kiamat,” (HR Imam Baihaqi).
Menurut dia, majelis di DPC PPP ini merupakan kumpulan para jemaah yang dikasihi oleh Allah SWT.
Sementara itu, dalam tauziahnya Guru Ahmad Husnan mengupas tentang umur manusia. Dikatakannya, sebaik-baiknya manusia adalah orang yang umurnya panjang, dan memanfaatkan umur sebaik-baiknya misalnya, hadir ke majelis ilmu atau melakukan kebaikan-kebaikan lainnya yang bermanfaat bagi orang lain, itulah org yang baik di sisi Allah dan Rasul Nya.
Dikatakannya, ada empat perkara nantinya yang akan dipertanggungjawabkan di Hari Kiamat. Setiap hamba dalam hidupnya di dunia tidak luput dari pertanggungjawaban atas apa yang diperbuatnya. Mulai dari aktivitasnya, kegiatannya, pekerjaannya, pergaulannya, termasuk anggota badannya terhadap apa yang mereka perbuat. Dalam hadis Rasulullah menyebutkan, setidaknya ada empat yang pasti akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat hal: (1) umurnya, untuk apakah ia habiskan, (2) jasadnya, untuk apakah ia gunakan, (3) ilmunya, apakah telah ia amalkan, (4) hartanya, dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan” (HR Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi).
Untuk itu, Guru Ahmad Husnan mendoakan semoga kita semua bisa memanfaatkan umur sebaik-baiknya, sehingga menjadi orang yang selalu ingat dan takut kepada Allah SWT, dan terhindar dari orang yang melupakan Allah SWT.
Sebagaimana biasa, acara tersebut juga dirangkai dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Habib Muhammad Anies Bhalgaits Ba’alawy serta ditutup dengan pengundian doorprize, undian aqiqah, serta hadiah lainnya. (red)















