Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Barito Kuala Tahun 2027, Senin (9/2), bertempat di Aula Selidah, Marabahan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan rencana kerja pemerintah daerah untuk tahun mendatang.
Musrenbang tersebut dihadiri Ketua DPRD Batola beserta para Ketua Komisi dan Ketua Fraksi DPRD Batola, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Batola, Plh Sekda, serta jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Bupati Barito Kuala, DR H Bahrul Ilmi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Musrenbang RKPD 2027 adalah penguatan sumber daya manusia serta peningkatan investasi dan infrastruktur yang terintegrasi. Tema ini difokuskan pada sejumlah prioritas pembangunan daerah.
Adapun prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, penguatan konektivitas dan infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, serta peningkatan ketahanan daerah terhadap bencana dan pengelolaan lingkungan hidup.
Bupati menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan menjadi forum tahunan yang sangat strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, pemerintah daerah menghimpun dan menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan.
Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan merupakan kebutuhan prioritas yang benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan yang direncanakan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan kewajiban pemerintah daerah untuk menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 70 Tahun 2019. SIPD digunakan untuk pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data pembangunan serta mendukung perencanaan dan penganggaran daerah.
“Semua usulan harus terinput dalam SIPD. Saya minta perangkat daerah dapat mensinergikan usulan prioritas dari desa dan kelurahan sebagai bahan penyusunan rencana kerja tahun 2027,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja keras dan sinergi dari seluruh pihak. Dengan kolaborasi yang baik, program dan kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Selain pemaparan usulan program prioritas dari masing-masing kecamatan, Musrenbang ini juga diisi dengan sesi dengar pendapat peserta yang dibagi ke dalam lima daerah pemilihan (dapil). Dalam sesi tersebut, DPRD Batola dari masing-masing dapil memberikan masukan dan tanggapan terhadap usulan yang disampaikan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan serta tanggapan dari masing-masing kepala SKPD Kabupaten Barito Kuala sebagai bentuk sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan daerah. (red)

























