BANJARMASIN,teladankalimantan.com-
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina Lubricants (PTPL) melakukan kontrak kerjasama untuk tingkatkan sinergi ONE Pertamina melalui kegiatan jasa kelautan dan jasa kepelabuhan untuk muatan tanker base oil atau bahan baku pelumas Pertamina.
Direktur Utama PTK, I Ketut Laba optimis kolaborasi terjalin dan memastikan services PTK dilakukan dengan excellence serta mematuhi aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE).
“Kerjasama ini sejalan dengan komitmen PTK dalam melakukan penyediaan kapal dan operator terminal yang handal, didukung oleh armada dan kru kapal professional, berintegritas dan patuh pada aspek HSSE,” ujar I Ketut Laba dalam siaran pers, Kamis (01/08/2024).
Selain itu, menurut dia, menciptakan mutual effect bagi dua entitas Pertamina dan menguatkan ONE Pertamina sebagai wujud optimalisasi resources dan kapabilitas BUMN untuk mencapai tujuan bersama.
Kerjasama tersebut, jekas dia, merupakan tonggak penting dalam memperkuat dan meningkatkan efisiensi layanan dalam rantai pasok energi nasional, terutama bagi PTPL sebagai bagian dari Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T).
PTK merupakan bagian dari Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML), sebut dia, berkomitmen untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekuatan dalam industri kepelabuhan, layanan marine logistik terdepan di dunia.
“Adanya kerjasama ini mencerminkan komitmen Pertamina Lubricants untuk mempercepat rantai proses distribusi dengan PT Pertamina Trans Kontinental. Semoga pengalaman PTK di jasa kelautan dapat meningkatkan kehandalan sarana terminal, percepatan integrated port time serta kepatuhan terhadap aspek HSSE dan perijinan di pelabuhan”. ungkap Direktur Utama Pertamina Lubricants, Werry Prayogi.
Kolaborasi antara PTK dan PTPL tersebut, harap dia, dapat mendukung efisiensi operasional dan mempercepat layanan pelumas bagi para customer.
Kerjasama tersebut, papar dia, juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi Industri dan masyarakat serta menciptakan Value Creation di Pertamina Group dalam memperkuat posisi sebagai perusahaan yang unggul di sektor energi.
Kerjasama antara dua entitas Pertamina Group teresebut mencakup jasa ship provider atau penyediaan kapal seperti penyediaan kapal-kapal ringan (KKR), logistic services berupa jasa terminal operator termasuk mooring unmooring dalam mendukung bongkar buat muatan Tanker Lube Oil Base (LBO).
Kemudian, jasa marine services seperti Oil Spill Response untuk mengantisipasi adanya tumpahan minyak saat bongkar muat berlangsung, dan jasa kelautan lainnya.
Perjanjian kerjasama itu ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PTPL, Werry Prayogi dengan Direktur Utama PTK, I Ketut Laba pada selasa (30/07/2024) siang di Jakarta.(red/ril)














