MARABAHAN,Teladankalimantan.com-Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) Herman Susilo berharap, agar keberadaan organisasi Tani Merdeka dapat menjadi angin segar bagi para petani, khususnya di Kabupaten Batola karena sekitar 80 persen wilayah dan penduduknya bergantung pada sektor pertanian.
“Sektor pertanian menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,”m ujar Herman Susilo, pada acara Pengukuhan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Batola serta Pelantikan Koordinator Wilayah (Korwil) Tani Merdeka Kecamatan se-Batola, di Sekretariat DPD Tani Merdeka Kecamatan Wanaraya, Senin (26/01/2025).
Oleh karena itu, sebut dia, organisasi petani diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal program-program pertanian agar berjalan sesuai target dan tujuan.
“Setiap kecamatan dan desa tentu memiliki permasalahan pertanian yang berbeda-beda, baik terkait pupuk, sarana produksi, maupun pola tanam. Karena itu, tidak bisa disamaratakan. Pemerintah daerah mengimbau agar kita bersama-sama mencari solusi yang tepat, bukan mencari kesalahan,” ucapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, pentingnya musyawarah dan kolaborasi antara kelompok tani, pemerintah daerah, aparatur desa serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Batola.
Organisasi Tani Merdeka, harap dia, mampu menjadi wadah yang mengayomi petani serta menciptakan suasana yang kondusif, bukan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap Tani Merdeka dapat membuktikan bahwa keberadaan kelompok tani mampu memberikan solusi nyata serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pihak terkait lainnya. Pemerintah daerah siap mendukung dan berkolaborasi demi tujuan utama, yaitu kesejahteraan petani Batola,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan (Kalsel) Alin Wijaya, menyampaikan, pengukuhan dan pelantikan bukan sekadar penataan struktur organisasi, melainkan langkah awal kerja nyata Tani Merdeka Indonesia agar benar-benar hadir lebih dekat dengan petani hingga ke tingkat desa.
“Tani Merdeka Indonesia hadir untuk mendampingi petani, menjadi mitra strategis, dan berdiri di sisi mereka. Bergabung dengan Tani Merdeka Indonesia adalah pilihan yang tepat, karena organisasi ini tidak hanya berbicara program, tetapi juga bergerak langsung di lapangan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Alin Wijaya juga menyampaikan salam dari Ketua Dewan Penasihat Tani Merdeka Indonesia Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Sudaryono, serta Ketua Umum Don Mujakir dan menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dia menambahkan, Tani Merdeka Indonesia hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, kedaulatan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani. Kabupaten Barito Kuala yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Kalsel dengan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, dinilai membutuhkan pendampingan yang kuat serta kolaborasi lintas sektor.
“Kepada KSB DPD yang dikukuhkan serta para Korwil dan Koordinator Kecamatan (Korcam) yang dilantik hari ini, saya ucapkan selamat dan sukses. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Jadilah penggerak, pendamping, dan penghubung antara petani, pemerintah, serta mitra usaha. Bela hak petani dan bekerjalah dengan hati,” tegasnya.(red/diskominfo batola)















