MARABAHAN, teladankalimantan.com- Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, DR H Bahrul Ilmi SH MH menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Jejangkit Timur, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, Sabtu (18/3).
Penyerahan bantuan diwakili oleh Ketua PAC Jejangkit Gusti Abdul Aziz didampingi tim lapangan Irwan S, Sekretaris PAC Syaiful, dan Bakal Calon Legislatif PPP Gunawan. Bantuan berupa 500 nasi bungkus, dan air mineral tersebut diserahkan kepada masing-masing ketua RT yang ada di Desa Jejangkit Timur yang merupakan salah satu desa terparah yang terdampak.

Salah satu Ketua RT di Desa Jejangkit Timur Suradi mengucapkan terima kasih kepada ketua DPC PPP Batola H Bahrul Ilmi yang peduli terhadap korban banjir di Kecamatan Jejangkit terlebih saat ini sudah hampir sepekan pemukiman warga di Desa Jejangkit Timur terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Menurut Suradi, Desa Jejankit Timur, merupakan desa yang terparah terdampak dalam musibah banjir yang terjadi di kecamatan tersebut. Suradi berharap, bantuan yang diberikan tidak hanya sekali ini saja, sebab bantuan yang disalurkan sangat membantu di tengah kesulitan warga terdampak banjir. Suradi juga mendoakan apa yang menjadi hajat Ketua DPC Batola DR H Bahrul Ilmi SH MH dapat terwujud.
Sementara itu, Gunawan yang juga juga mantan kepala Desa Jejangkit Muara menyebutkan, sepengetahuan dirinya, ada sekitar 6.900 an Kepala Keluarga (KK) di tujuh desa yang terdampak banjir, seperti Desa di Jangkit Pasar sekitar 500 KK, Jejangkit Muara 450 KK, Barindang 150 KK, Sempurna 400 KK, Cahaya Baru 500 KK, Jejangkit Barat 450 KK, dan Jejangkit Timur 475 KK.

“Banjir yang merendam permukiman warga ini sudah hampir sepekan ini. Selain merendam permukiman warga, banjir juga merendam areal persawahan atau lahan pertanian yang hampir seluruhnya terendam. Di Muara saja ada sekitar 1.200 hektar,” kata Gunawan.

Dirinya menduga penyebab banjir karena curah hujan yang tinggi, kemudian sungai yang dangkal. Selain itu, adanya tanggul perusahaan yang menyebabkan saluran sekunder di desa mereka tidak berfungsi.
Dikatakannya, saat ini pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Batola berupa sembako dan sumbangan. (red)














