Di era zaman sekarang tidak jarang kita menemukan orang yang kecanduan judi online. Judi online telah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia
Artikel : Ismawati Nurjanah, NIM : 2273201110074
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Di era zaman sekarang tidak jarang kita menemukan orang yang kecanduan judi online. Judi online telah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di berbagai platform digital.
Pertama kita harus mengetahui dahulu apa yang dimaksud dengan judi online ?
Judi online adalah salah satu permainan yang akan membuat pelaku kecanduan, dimana awalnya hanya mencoba dan memperoleh kemenangan, lahirlah keinginan untuk bermain berulang kali dengan taruhan yang lebih tinggi.
Mengapa, judi online menjadi salah satu fenomena permasalahan sosial yang sudah ada sejak lama ?
Karena judi online begitu mudah diakses melalui media elektronik dengan akses internet sebagai perantara. Paparan iklan perjudian online dapat menggoda anak-anak dan remaja untuk mencoba perjudian. Hal ini sangat berbahaya karena mereka berada pada tahap perkembangan yang rentan dan mudah terpengaruh.
Pelaku judi online meliputi tua dan muda, pengusaha, pekerja, pengangguran, pria dan wanita di kota maupun desa.

Judi online memiliki banyak dampak negatif yang perlu kita pahami. Dampak tersebut berpotensi merugikan kehidupan orang-orang yang terlibat dalam perjudian online. Berikut beberapa dampak negatif dari kecanduan judi online :
- Kerugian Finansial
Banyak pelaku yang terlanjur dalam judi online mengalami kerugian finansial yang sangat besar. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau tabungan bisa habis dalam sekejap mata karena judi online.
- Masalah Kesehatan Mental
Sering kali pelaku mengalami kekalahan berulang dan tekanan finansial menjadi penyebab terjadinya stres dan depresi, karena pelaku kehabisan uang untuk bermain lagi.
Kebanyakan pelaku judi online juga tidak jarang meminjam uang ke orang-orang terdekat mereka hanya untuk melanjutkan judi online nya. Ketika pelaku tidak mampu mengembalikan uangnya, pelaku akan mengalami kecemasan berlebihan tentang segala hal, mulai dari cara membayar hutang, hingga cara menang dalam permainan.
- Tindak Kriminal
Tidak jarang banyak kasus pencurian hingga pembunuhan karena pelaku menggunakan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan judi online. Hal ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain dan masyarakat secara umum.
- Gangguan Hubungan Sosial
Judi online dapat menimbulkan perselisihan dalam hubungan keluarga dan persahabatan. Pecandu judi sering kali mengabaikan tanggung jawabnya. Seperti pada kasus polisi wanita di Mojokerto yang membakar suaminya karena kesal gajinya diduga dihabiskan untuk bermain judi online.
- Penipuan atau Menyalahgunakan Informasi Pribadi
Banyak situs perjudian online yang ilegal dan tujuan utamanya adalah untuk menipu pengguna. Hal ini dapat, yang menyebabkan pencurian identitas dan penipuan keuangan pengguna.
Mengingat dampak negatif perjudian online, maka penting bagi kita dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya perjudian online dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah dan mengatasi kecanduan judi. Pendidikan, dukungan keluarga, dan akses ke layanan dukungan profesional dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan perjudian online. ***














