BANJARMASIN,Teladankalimantan.com-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel) H Hasnuryadi Sulaiman menekankan, pentingnya kerukunan antarumat beragama di Kalsel sebagai fondasi utama persatuan bangsa.
Hasnur turut menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pemuka agama dalam menjaga kedamaian di Kalimantan Selatan.
Menurut dia, kebersamaan yang terjalin antarumat beragama merupakan amanah dari para pendahulu bangsa yang harus terus dijaga. Ia menegaskan bahwa perbedaan adalah kekuatan, sebagaimana semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
”Mudah-mudahan dengan kerukunan beragama ini bisa membuat kita semakin bersatu, walaupun kita berbeda-beda, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” ujar Hasnur, pada saat menghadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kalsel di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (07/01/2026).
Lebih lanjut dia menyampaikan, pesan khusus dari Gubernur Kalsel H Muhudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling merangkul demi kemajuan daerah.
”Mari kita semua, baik yang masih belajar ataupun sudah bekerja, mari kita bekerja bersama kata beliau (Gubernur), merangkul semua dan mengabdi untuk Banua Kalimantan Selatan, mengabdi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasnur juga menyinggung makna kemakmuran dan kedamaian bagi Indonesia serta kekayaan alam melimpah harus dibarengi dengan rasa aman dan ketenangan batin masyarakatnya.
”Bagi saya, surga itu bukan tentang materi, tapi tentang rasa damai, rasa bahagia, rasa ketenangan dalam menghadapi hidup, dalam menjalani semuanya ini dengan penuh kerukunan,” tegasnya.
Hasnur berharap, agar semangat sinergi antara umat beragama terus meningkat demi mewujudkan Indonesia yang damai dan maju, sejalan dengan visi pimpinan nasional dan daerah.
Senada, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menegaskan, kerukunan adalah fondasi utama dalam membangun daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan konkret yang diberikan selama ini.
”Kami menyampaikan terima kasih khusus kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan telah bersama kita mengikuti segala kegiatan keagamaan. Dukungan baik dana maupun fasilitas sangat diperlukan, sehingga suasana harmonis tetap berjalan di Banua ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tambrin turut memaparkan kekuatan sumber daya Kemenag di Kalsel yang mencakup 10.700 ASN dan 15.000 tenaga non-ASN. Dengan total anggaran mencapai Rp1,6 triliun per tahun, Kemenag melayani 147 lembaga lintas agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik hingga Hindu-Budha.
Meskipun saat ini beberapa fungsi seperti penyelenggaraan Haji dan Umrah serta pengelolaan Zakat dan Wakaf telah memiliki badan atau kementerian tersendiri, Kemenag Kalsel tetap berkomitmen pada penguatan pendidikan agama dan pemberdayaan ekonomi umat.
”Tema tahun ini menegaskan bahwa kerukunan adalah kekuatan bersama yang menyatukan perbedaan menjadi energi untuk memajukan bangsa. Kami bersyukur, meski terkadang kegiatannya sederhana, kehadiran para tokoh lintas agama selalu ada, menjaga suasana damai dan rukun di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(red/MC Kalsel/Jml)

























