MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Kuala (Disdukcapil Batola) menggelar Rapat Teknis Operator Disdukcapil se-Kabupaten Batola, di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (17/05/2025).
Acara itu bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan pencapaian target nasional dan daerah.
Narasumber acara tersebut adalah, Bupati Batola H Bahrul Ilmi dan Wakil Bupati Batola Herman Susilo.
Bupati Batola, H Bahrul Ilmi mengatakan, masyarakat yang menilai suatu daerah itu dikatakan berkembang dengan baik atau tidak berkembang.
“Suatu daerah itu berkembang dengan baik merupakan pandangan dan penilaian dari masyarakat,” ujar H Bahrul Ilmi.
Menurut dia, kuncinya adalah pada pelayanan, baik itu pelayanan di seluruh kecamatan atau di Mall Pelayanan Publik.
“Saya berharap kehadiran Disdukcapil Batola bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Dijelaskan bupati, ada tiga hal tentang pelayanan, pertama benar-benar menanamkan di dalam hati.
“Kedua dalam posisi melayani harus Ikhlas apapun hasilnya dan apapun yang akan dikerjakan dan ketiga di dalam keikhlasan melayani kita serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa apa yang dikerjakan mudah-mudahan bermanfaat buat kita,” terangnya.
Ke depannya, jelas dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola akan ada lounching Mobil Pelayanan Keliling dan ini termasuk dalam visi misi.
“Kta melayani masyarakat langsung ke lapangan, sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyakat merasa jauh dari pelayanan dan yang tinggal di daerah Kabupaten Batola masih ber-KTP Banjarmasin atau daerah lainnya,” tegasnya.
Di setiap daerah, sebut dia, beda kecamatan beda juga perilaku masyarakatnya.
“Ada masyarakat tidak sabar kepengen cepat, ada juga masyarakat yang sabar, beda-beda karakter ini yang harus kita pahami dalam melayani. Apabila masyarakat itu sedikit keras kita yang melayani agar sedikit sopan menanggapinya,”pintanya.
Jika masyarakat yang datang itu penuh dengan sopan santun, sambung dia, maka melayaninya dengan sopan santun, agar sikap mereka itu merasa dihargai.
“Karena kunci di dalam daerah adalah pelayanan, jika pelayanan kita baik dan mereka merasa puas, maka pemerintah di mata masyakarat akan menjadi baik,” pungkasnya.
Ditambahkan, Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola), Herman Susilo, kartu tanda penduduk (KTP) harus lebih digalakkan lagi karena sekarang sudah bagus, sudah meningkat jauh dari 10 tahun kebelakang.
“Dulu orang punya KTP bisa sampai tiga atau lebih, sekarang tidak bisa lagi. Ini salah satu inovasi atau penegasan pemerintah dalam dukcapil,”paparnya.
Dia berharap, ke depannya dukcapil bisa mengikuti, mengayomi dan bisa memberikan arahan kepada masyarakat betapa pentingnya pendataan dukcapil bagi diri mereka dan diri masing-masing.
“Pesan saya satu, tolong nanti ketika bekerja jangan sekali-sekali mewajibkan biaya kepada masyarakat mau mengubah atau mendaftar data, walaupun ada salah satu mau memberi, tolak saja,” tegasnya.
Kalau sudah menerima, sambung Herman Susilo, akan menjadi indikasi tidak baik.
“Kasihan masyarakat, mereka juga kekurangan dana,” demikian tutupnya.
Turut berhadir Kepala Dinas Dukcapil dan seluruh staf operator layanan Kecamatan se-Kabupaten Batola.(red/ben/diskominfo batola))














