KAPUAS HILIR – Proyek Jembatan Sentra Pertanian Sei Asam kini memasuki fase percepatan. Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan jembatan tersebut selesai dan siap diresmikan pada minggu kedua Desember 2025.
Kepala Dinas PUPR Kapuas, Hargatin, turun langsung meninjau pelaksanaan pembangunan pada Rabu siang (19/11). Dalam kunjungannya, ia memastikan seluruh elemen proyek—mulai dari pengawas teknis hingga konsultan dan kontraktor—memiliki strategi percepatan yang jelas.
“Progresnya sudah sesuai harapan, tapi tetap kita dorong untuk dipercepat. Peresmian sudah dijadwalkan, jadi tidak boleh meleset,” tegas Hargatin.
Kontraktor pelaksana dari PT Agra Budi, melalui perwakilannya Andrik Eddyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana kerja intensif. Untuk mengejar target, jumlah pekerja dan peralatan ditambah, dan sistem kerja malam akan dilakukan melalui beberapa shift.
“Kami siap bekerja 24 jam. Semua kami lakukan agar jembatan bisa selesai sesuai waktu yang telah disepakati,” jelas Andrik.
Ia juga menekankan bahwa sejauh ini tidak ada hambatan besar yang mengganggu penyelesaian proyek. Pengecoran struktur utama dijadwalkan dimulai paling lambat awal pekan depan.
Jembatan ini diharapkan menjadi infrastruktur penopang aktivitas pertanian warga Sei Asam, sekaligus membuka akses distribusi yang lebih efisien. (red)

























