MARABAHAN, teladankalimantan.com—Ratusan jemaah kembali memadati acara Majelis Salawat dan pengajian akbar DPC PPP Batola yang berlangsung di aula DPC PPP pada Kamis malam (17/8).
Kegiatan pengajian yang bertepatan dengan momen HUT RI ke 78 tersebut tampak dihadiri para guru agama seperti Guru Ahmad Mubarak, Guru Aulia, serta para habib antara lain Habib Muhammad Anies Bhalgaits Ba’awaly. Selain itu, kegiatan juga dihadiri jajaran DPC PPP Batola dan sejumlah bakal calon legislatif antara lain, Ahmad Muzakir, dan Guru Arbain.
Sebagaimana biasa, sebelum tauziah berlangsung dilaksanakan pembacaan syair maulid dan puji-pujian kepada Rasulullah yang dipimpin oleh Guru Ahmad Mubarok serta diringi oleh grub maulid Ahbabul Amin pimpinan Guru Jirin yang berasal dari Desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit.


Dalam tauziahnya yang disampaikan di hadapan para jemaah, Guru Muhammad Nasrullah mengupas tema tentang empat ciri calon penghuni neraka.
Beliau menjelaskan ciri atau karakteristik penghuni neraka mengarah kepada sesuatu yang bernilai negatif. Dikatakannya, penghuni neraka memiliki sifat dan budi yang jelek.
Pertama, wajhun ‘abisun, yakni wajah yang masam, tidak mudah senyum, cemberut, garang dan tidak ceria. Wajah seperti ini tidak menampilkan wajah yang simpatik, merangkul dan membangun.
Kedua, lisanun fahisyun. pembicaraannya selalu kotor, kemudian diksi yang digunakan selalu membawa pertentangan dan permusuhan, dan tidak menyejukkan.

Ketiga, qalbun syadidun. penghuni neraka memiliki hati yang keras. tidak mudah lunak dengan kebaikan dan kebenaran, dan merasa dirinyalah yang paling benar.
Terakhir, yadun bakhilun. penghuni neraka memiliki sifat kikir. Tidak mau berbagi kepada sesama”.
Mengingat masih dalam momen HUT RI ke 78, dalam kesempatan tersebut Guru Muhammad Nasrullah juga mengajak para Jemaah berdiri serta turut menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan, dan Garuda Pancasila
Seperti biasa, acara tersebut juga dirangkai dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Habib Muhammad Anies Bhalgaits Ba’alawy serta ditutup dengan pengundian dorprize, undian aqiqah serta hadiah lainnya.
Untuk pemenang doorprize seperti kulkas didapat oleh Junaidi dari Desa Tatah Mesjid, Kipas Angin atas nama Yamani dari Puntik dan Kartasiah dari Banjarmasin, kemudian Magic Jar didapat oleh Fauziah dari Handil Bakti, dan Maisarah dari Banjarmasin.

Sementara pemenang undian aqiqah masing-masing, Anjeli dari Tanjung Harapan, Saiful dari Anjir, Anisa dari Tinggiran, Fitrianor dari Beringin, dan Nor Syifa dari Beringin. (red)














