Kuala Kapuas – Dalam rangka percepatan pembangunan kawasan Water Front City, Pemerintah Kabupaten Kapuas akan merelokasi 13 pedagang yang berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Selat Hilir, Kuala Kapuas.
Rapat sosialisasi relokasi tersebut digelar pada Rabu (18/2/2026) dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Dr. Usis I Sangkai yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Romulus, SH, MH.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Apendi, Kepala Bapperida Ahmad M. Saribi, Kepala Dinas Perhubungan Teras, ST, MT, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Romulus menegaskan bahwa relokasi merupakan bagian dari penataan kawasan kota seiring rencana pembangunan Water Front City di Kuala Kapuas. Program tersebut diharapkan mampu menjadikan wajah kota lebih tertata, rapi, dan indah serta menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas agar proses relokasi ini berjalan tertib serta tidak mengesampingkan kepentingan para pedagang,” tegas Romulus.
Ia menambahkan, pembangunan Water Front City dirancang sebagai kawasan strategis yang tidak hanya mempercantik tata kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya tarik Kuala Kapuas bagi wisatawan.
Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah menjelaskan lokasi baru, mekanisme pemindahan, serta tahapan pelaksanaan relokasi. Para pedagang diharapkan dapat memahami dan mendukung kebijakan tersebut demi penataan kota yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Dagprinkop dan UKM, Apendi, menjelaskan bahwa relokasi 13 pedagang akan dilakukan secara bertahap ke ruko yang telah selesai dibangun di kawasan Bukit Ngalangkan.
Pedagang yang berada di bantaran sungai dari nomor 1 hingga 13 diminta segera pindah karena lokasi tersebut masuk dalam area pekerjaan dan dinilai berisiko bagi keselamatan.
“Pemerintah telah menyiapkan tempat baru dan tinggal menunggu proses penyerahan bangunan dari Dinas PUPR. Kita berharap proses relokasi dapat berlangsung lancar dan sesegera mungkin,” pungkasnya. (Nas)





















