JAKARTA – Bupati Barito Kuala (Batola) H. Bahrul Ilmi terus berupaya memperkuat pengelolaan sampah di daerahnya dengan memperjuangkan dukungan pendanaan dari Bank Dunia melalui program Local Service Delivery Project (LSDP) 2026–2030.
Upaya tersebut ditandai dengan audiensi yang dipimpin langsung oleh Bupati Batola bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (5/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Ia menyebut Bahrul Ilmi sebagai kepala daerah pertama yang hadir langsung untuk menggali informasi sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam upaya memperoleh pendanaan pengelolaan sampah dari Bank Dunia.
Selain itu, Iwan juga memaparkan sejumlah hal terkait kebijakan, tantangan, serta target nasional dalam pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari implementasi program LSDP periode 2026–2030.
Sementara itu, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan bahwa tujuan utama dari program bantuan pengelolaan sampah tersebut adalah untuk meningkatkan anggaran pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan di daerah.
Ia juga menekankan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berkomitmen melibatkan masyarakat, pemerintah pusat, pelaku usaha, serta seluruh perangkat daerah dalam upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batola Abdi Maulana menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti program LSDP.
Persiapan tersebut meliputi penyediaan lahan, penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan feasibility study, penyiapan nota kesepahaman dengan offtaker, penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), hingga surat komitmen dari kepala daerah dan DPRD.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Batola, Selamat Riyanto, menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam pembenahan sektor persampahan. Salah satu langkah strategis yang telah direncanakan adalah pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tambing Rimbah yang telah ditetapkan sebagai program strategis daerah.
Audiensi tersebut juga dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Barito Kuala, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala BPKAD, Kepala BPPRD, serta Tim Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan serta pelayanan publik di daerah. (dan)














