MUARA TEWEH– Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan wisuda lansia perdana yang digelar di Muara Teweh. Kegiatan ini dinilai bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol pengakuan atas peran dan kontribusi lansia dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, menyampaikan penghargaan kepada para peserta Sekolah Lansia yang telah mengikuti proses pembelajaran hingga tahap wisuda. Menurutnya, para lansia tetap memiliki peran strategis sebagai sumber pengalaman, teladan, dan inspirasi bagi generasi muda.
“Wisuda lansia ini menunjukkan bahwa usia tidak menjadi batas untuk terus belajar dan berkontribusi. Para lansia memiliki nilai keteladanan yang sangat penting bagi ketahanan keluarga dan masyarakat,” ujar Hery Jhon mewakili Bupati.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah melalui program Berbangga Akam Kalteng yang didorong Kemendagri dan BKKBN, dengan fokus pada penguatan peran keluarga sebagai fondasi ketahanan sosial, pengendalian penduduk, serta peningkatan kualitas hidup keluarga.
Dalam rangkaian kegiatan wisuda, pemerintah daerah juga menghadirkan berbagai intervensi, mulai dari pelayanan keluarga berencana, edukasi kesehatan, pemberdayaan keluarga, hingga upaya percepatan penurunan stunting. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh dalam membangun keluarga yang tangguh.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan P3A Barito Utara, Silas Patiung, menjelaskan bahwa wisuda tersebut merupakan puncak dari program Sekolah Lansia Juang Kencana. Program ini bertujuan membentuk lansia SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar peran lansia semakin optimal dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (red)














