BANJARMASIN,teladankalimantan.com-
Warga Jalan SMA 8 Komplek Suryanata I Blok Cempaka RT 26 RW 02 Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara digegerkan dengan temuan mayat M Huzairin alias Zirin (54), tenaga honorer di SMPN 33 Banjarmasin, Kamis (08/08/2024) pagi sekitar pukul 08.30 Wita.
Warga RT 26 sekaligus tetangga korban, Ahmad Yani, saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, M Huzairin merupakan warga asal Sampit, Kalteng bekerja sebagai Tata Usaha di sekolah tersebut.
“Hari Sabtu (03/08/2024) malam sekitar pukul 19.51 Wita, korban tinggal sendirian di rumah,” ujar Ahmad Yani.
Sementara rekan se-kantor korban bernama M Faturrahman, sebut dia, sempat berbincang melalui medsos WA dengan Huzairin.
“Namun, setelah itu pada hari Minggunya tidak ada balasan,” ungkapnya.
Kemudian pada pagi harinya, jelas dia, dirinya mendatangi rumah korban dan melihat pintu dan jendela di rumah masih dalam keadaan tertutup.
“Saat saya ke rumah korban ada sebuah kendaraan parkir di teras dan ada tercium aruma bau busuk. Mencium bau busuk itu membuat Yani curiga korban meninggal,” terangnya.
Atas kejadian itu, papar dia, pihaknya melaporkan ke Ketua RT 26 Kelurahan Alalak Tengah dan ke anggota Polsek Banjarmasin Utara.
Salah satu rekan kerja korban, Mansyah mengatakan, M Huzairin alias Zirin statusnya masih bujangan.
Sementara, Syahril, teman korban berseberangan rumah menambahkan, dirinya melihat korban tiga hari lalu.
“Tadi pagi saya mencium bau menyengat dari arah rumah korban dan sayapun langsung melaporkannya ke Ketua RT,” tandasnya.
Dari laporan warga tersebut, anggota Polsek Banjarmasin Utara mendatangi TKP bersama petugas piket Polresta Banjarmasin dan Unit Identifikasi kepolisian.
Setelah melakukan olah TKP dan dibantu Tim Relawan Rescue Banjarmasin mayat dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.(red/ars)














