MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Warga RT 04 Desa Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola untuk segera membangunkan jembatan mereka, pasalnya kondisi jembatan terbuat dari kayu Ulin tersebut saat ini cukup mengkhawatirkan bagi pengguna jembatan tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat RT 04 Desa Semangat Bakti, Marlani mengatakan, kondisi jembatan ulin menghubungkan Desa Terantang dengan Desa Semangat Bakti di RT 04 saat ini lantainya sudah ada sebagian termakan usia, sehingga menimbulkan suara tidak enak didengar.
“Kami khawatir dengan kondisi lantai termakan usia tersebut menimbulkan hal tidak diinginkan. Mengingat sudah dua kali jembatan itu pernah terputus,” ungkap Marlani, Rabu (17/07/2024).
Menurut dia, fungsi jembatan tersebut cukup vital, terutama untuk anak sekolah menuju ke sekolah mereka.
“Anak sekolah dasar, SMP dan SMA lewat jembatan itu apabila ingin ke sekolah. Begitu juga warga Desa Terantang ingin ke masjid juga melewati jembatan itu juga,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, fungsi jembatan tersebut juga memudahkan warga kalau ingin bepergian ke Banjarmasin.
“Kami kalau ke Banjarmasin lebih cepat lewat Desa Terantang dibandingkan lewat Handil Bakti asalkan jembatan tersebut dalam kondisi layak dilewati,” tandasnya.
Dia berharap, kepada Pemkab Batola segera memperbaiki kondisi jembatan tersebut atau membangunkan baru dari bahan betonan.
Sementara itu, Zaitun, warga RT04 Desa Semangat Bakti menambahkan, tiga tahun lalu jembatan ulin tersebut pernah diperbaiki Pemkab Batola karena mau putus.
Saat ini, terang dia, kondisi sebagian lantainya sudah termakan usia dan menimbulkan suara brisik, terutama apabila ada lewat berkendaraan pada malam hari.
“Saya berharap dengan kondisi jembatan seperti itu ada perhatian pemerjntah untuk memperbaiki atau membangunkan jembatan baru yang lebih permanen,” pintanya.(red)














