MARABAHAN, teladankalimantan.com-
Kampanye perdana pasangan nomor urut 1 Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) 2024-202, H Bahrul Ilmi-Herman Susilo (BAIMAN), di Desa Tabatan Baru, Kecamaran Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) disambut antusias warga setempat, Jum’at (27/09/2024).

Pada kampanye tatap muka di salah satu rumah, baik H Bahrul Ilmi maupun Herman Susilo sama-sama mengenalkan diri kepada warga, visi misi dan dilanjutkan tanya jawab.
Salah satu tokoh warga Desa Tabatan Baru, H Saleh mengatakan, dulu hanya mendengar nama dan melihat fotonya saja, namun pada saat ini Calon Bupsti Batola, H Bahrul Ilmi bersama Calon Wakil Bupati Batola dapat melskaksanakan hajat dan niat warga Desa Tabatan Baru.
Yang pertama, sebut dia, pasangan calon (paslon) melakukan silaturahmi dulu dan yang kedua, menyampaikan apa saja yang disampaikan pada warga Desa Tabatan Baru.
“Harapan kami, saya mewakili warga Desa Tabatan Baru Insya Allah kami mendoakan mudah-mudahan sampean sesuai nomor diterima kemarin mudah-mudahan terpilih memimpin Kabupaten Batola 2024-2029,” ujarnya.
Dia juga berharap, pertemuan tersebut bida berkelanjutan, bukan saja pada hari ini tapi di hari berikutnya bisa bertemu lagi.

Calon Wakil Bupati Batola, Herman Susilo dalam kampanye tersebut mengatakan, silaturahmi tersebut bisa terjalin bukan hanya ada kepentingannya, ada maunya, tetapi ini salah satu tolak ukur berkomunikasi.
“Silaturahmi ini bisa menciptakan aspirasi yang ibu-ibu, bapak-bapak inginkan bisa kita menjembatani,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Herman juga mengungkapkan, program ATM Beras bagi warga yang membutuhkan secara gratis.
Selain itu, jelas dia, sektor pendidikan merupakan hal terpenting untuk membangun Kabupaten Batola lima tahun kedepan agar SDM generasi muda di daerah tersebut dapat bersaing dengan daerah lain.
Sementara, Calon Bupati Batola, H Bahril Ilmi mengucapkan, rasa terimakasih kepada warga Desa Tabatan Baru bersemangat dalam pertemuan tersebut.
Dalam paparannya dihadapan warga, H Bahrul Ilmi mengemukakan, mahalnya biaya transportasi menggunakan angkutan sungai.
“Kalau kita hendak bepergian ke Marabahan dari Desa Tabatan Baru tidak cukup dengan biaya Rp200 ribu. Dari hal itu yang kita utamakan adalah, pembuatan jalan darat dari Desa Tabatan Baru ke Marabahan karena struktur tanahnya cukup bagus,” tandasnya.
Untuk itu, harap dia, baik masyarakat dan pemerintahnya ada keseriusan dan komitmen untuk membangun jalan.

Keinginan ditawarkan H Bahrul Ilmi kepada warga Desa Tabatan Baru untuk pembangunan jalan tersebut mendapat dukungan dan respon positif.
“Kalau jalan bagus, mengantar anak ke sekolah, antar pasien ke RSUD menjadi lancar,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, salah satu warga Desa Tabatan Baru, Martini sangat mendukung rencana H Bahrul Ilmi membangunkan jalan darat tersebut apabila dipercaya oleh masyarakat Batola sebagai bupati.(red)














