MARABAHAN,teladankalimantan.com-Warga Desa Sungai Seurai, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola mengaspalkan jalan dan memperbaiki jembatan tembus dari desa mereka menuju jalan negara.
“Jalan tembus alternatif ini sangat digunakan masyarakat karena kondisi Jalan Desa Sungai Seurai kurang baik,” ujar Ayan, warga RT 02 Desa Sungai Seurai, kdtika ditemui, kemarin.
Menurut dia, jalan tembus alternatif menuju ke jalan negara tersebut tidak saja dilalui kendaraan roda dua, namun kendaraan roda empat juga melewatinya.
“Hanya saja kendaraan roda empat berbadan kecil harus hati-hati melewati beberapa jembatan kecil karena kondisinya cukup mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Khusus mobil truk, jelas dia, tidak mereka perkenankan lewat jembatan tersebut karena takut ambruk.
Dia berharap, apabila jalan maupun jembatan bisa diperbaiki, maka sangat membantu kelancaran angkutan hasil kebun dan pertanian di daerah tersebut.
Terpisah, Yamani, salah satu petani jeruk Desa Sungai Seurai menerangkan, jalan tersebut panjangnya sekitar dua kilometer.
“Kondisi jalan saat ini masih pengerasan. Sedangkan beberapa jembatan kecil yanga berada diruas jalan tersebut juga cukup mengkhawatirkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat,” terangnya.
Dia berharap, aspirasi masyarakat agar jalan dan jembatan tersebut diperbaiki bisa diakomodir Pemkab Batola.(red)















