MARABAHAN,Teladankalimantan.com- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) kembali melaksanakan upacara bendera rutin diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Batola, di halaman Kantor Bupati, Senin (24/11/2025) pagi.
Pada upacara kali ini, Inspektorat Batola bertindak sebagai pelaksana, sementara Wakil Bupati (Wabup) Batola Herman Susilo hadir sebagai pembina.
Mengawali kegiatan, Wabup Herman Susilo memberikan instruksi kepada ASN tidak lengkap atribut kepegawaiannya seperti topi dan ID card, untuk berbaris terpisah di sisi barisan utama sebagai bentuk penegasan terhadap kedisiplinan.
Dalam sambutannya, Wabup Herman Susilo menyoroti pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam kelengkapan atribut.
Dia mengungkapkan, selama mengikuti upacara bendera rutin, dirinya masih sering mendapati ASN kurang disiplin dalam penggunaan atribut resmi.
“Saya sering melihat banyak yang kurang disiplin dalam perlengkapan atribut ASN. Tapi setelah tahun baru 2026, kita harus disiplin semuanya. Kepala SKPD harus tahu siapa anggotanya yang tidak disiplin. Saya harus menerapkan disiplin, tetapi sarana dan prasarana juga harus ada,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan, kelengkapan atribut bukan hanya soal aturan, tetapi juga wujud keteladanan dan tanggung jawab sebagai ASN.
“Untuk kelengkapan, saya pikir bapak, ibu sekalian masih mampu membeli. Ini agar kita seragam, agar kita dilihat menjadi contoh. Saya sendiri menggunakan atribut pangkat bukan untuk gaya-gayaan, tetapi karena ini amanah. Meski robek pun tetap saya perbaiki, karena kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
Wabup Herman menekankan, nilai kedisiplinan yang dibacakan dalam Panca Prasetya Korpri harus benar-benar diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.
“Kalau diri kita siap bekerja, pekerjaan kita akan lancar. Tapi kalau kita masih sembarangan, pekerjaan akan terganggu. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, dia meminta para Kepala SKPD untuk melakukan pendataan ASN belum lengkap atributnya, sehingga pada tahun 2026 seluruh ASN Pemkab Batola dapat tampil lebih tertib dan seragam.
Usai upacara bendera, dalam sesi wawancara dengan Tim Media Center Diskominfo Batola, Wakil Bupati kembali menegaskan, pentingnya memulai kedisiplinan dari hal-hal sederhana, seperti kelengkapan atribut pribadi saat bertugas.
“Kedisiplinan dalam bekerja dimulai dari diri sendiri. Kita harus mempersiapkan ID card, ikat pinggang, logo dan kelengkapan lainnya. Ini bukan hanya aturan, tapi bentuk kekompakan dan tanggung jawab. Kalau kita sudah disiplin dari awal, pasti berdampak pada kualitas pekerjaan,” jelasnya.(red/ben/diskominfo batola)














