MARABAHAN, teladankalimantan.com-
Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola, Herman Susilo menyebutkan, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.
“Dengan maksud untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kearifan yang mendorong berkembangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Herman Susilo, pada acara Bimtek Website KIM, Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor) se-Kabupaten Batola digelar Diskominfo Batola, di Pop Hotels Banjarmasin, Rabu (26/02/2025).
Menurut dia, KIM juga merupakan mitra pemerintahan dalam penyebarluasan, sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat.
Sehingga, sebut dia, akan terwujud masyarakat yang aktif, peka dan memahami informasi.
Selanjutnya, berkenaan dengan SP4N Lapor, seperti yang kita ketahui bersama merupakan pelayanan publik menjadi isu kebijakan yang semakin strategis dan merupakan isu hangat yang selalu menjadi bahan perbincangan.
“Karena pelayanan publik di Indonesia cenderung di tempat, sedangkan implikasinya sangat luas dalam kehidupan,” tandasnya.
Perbaikan dan peningkatan pelayanan publik, terang dia, merupakan tujuan dari agenda reformasi pemerintah.
Dia juga menambahkan, pengelolaan pengaduan pelayanan publik di setiap organisasi penyelenggara di Indonesia harus terkelola secara efektif dan terintegrasi.
“Untuk mencapai visi dalam good governance, maka perlu untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu,” tegasbHerman Susilo..
Tujuannya, sambung dia, agar masyarakat memiliki satu saluran pengaduan secara nasional.
Pejabat pemerintahan, sebut dia, mempunyai tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat.
“Pemerintahan harus hadir ditengah masyarakat di era keterbukaan informasi publik seperti saat ini,” demikian tutup Wakil Bupati Batola, Herman Susilo.
Penyebaran informasi sangatlah penting, karena dapat membantu masyarakat memahami isu-isu penting seperti kesehatan, lingkungan, hingga hak masyarakat.
Penyebaran informasi yang transparan juga memungkinkan masyarakat turut berpartisipasi.
Acara berlangsung satu hari tersebut dibuka dan ditutup langsung oleh Wakil Bupati Herman Susilo.(red/diskominfo batola)















