Teladan KalimantanTeladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Reading: Usaha Kerupuk Haruan dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul Kuin Utara Mampu Bertahan Saat Pandemi COVID-19
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Ikuti kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
Home » Ekonomi dan Bisnis

Usaha Kerupuk Haruan dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul Kuin Utara Mampu Bertahan Saat Pandemi COVID-19

Selasa 14 Oktober 2025
Share
BANJARMASIN-Kelompok Usaha Kecil Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan.(foto:red)

BANJARMASIN,Teladankalimantan.com-Bagi Kelompok Usaha Kecil Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan usaha pembuatan kerupuk tersebut sudah ditekuni mereka puluhan tahun silam terus berjalan dan mampu menjadi penghasilan keluarga berkat adanya sentuhan dari CSR PT Pertamina.

Bahkan, tidak sebatas itu saja kelompok usaha kecil bernama Rahmatul terdiri dari delapan rumah usaha kerupuk tersebut tetap mampu bertahan produksinya meski saat pandemi COVID-19 melanda negeri ini.

Rusmaniah, salah satu usaha rumah kerupuk Yani masuk Kelompok Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara mengatakan, usaha kerupuk ditekuninya sudah hampir 35 tahun lalu dan tetap bertahan hingga saat ini.

“Sebelum usaha saya lakukan ini sangat sederhana dan produksinya tidak seperti sekarang ini. Setelah adanya bantuan peralatan dari PT Pertamina, Alhamdullillah meningkat,” ujar Rusmaniah, ketika ditemui di rumahnya, Selasa (14/10/2025).

Menurut wanita paruh baya ini, untuk proses pembuatan kerupuk sebelum adanya bantuan peralatan, untuk merebus bahan-bahan kerupuk menggunakan kayu bakar.

“Namun, setelah adanya bantuan peralatan bisa menggunakan kompor biasa dan kompor gas. Bahkan, menyimpan ikan maupun kerupuk sudah berbentuk setengah jadi ada kulkas dan prezer bantuan PT Pertamina usaha kerupuk miliknya semakin berkembang,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, bantuan dari PT Pertamina itu hanya tiga tahun, setelah itu tidak berlanjut lagi.

“Alasan tidak lagi membantu karena PT Pertamina bergantian kepada UMKM lainnya,” katanya dengan totok logat asli Banjar.

Diutarakaannya, untuk produksi kerupuk gabus dan udang selama empat hari biasanya mampu menghasilkan 70 kilogram apabila tidak hujan dan dibantu mesin untuk adonannya.

“Apabila musim hujan jumlah produksinya dikurangi karena terkendala menjemur,”terangnya.

Lebih lanjut dia mengemukan, untuk hasil produksi kerupuk miliknya dipasarkan ke Kalimantan Tengah (Kalteng) dan kota lainnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Alhamdullillah kerupuk kami ini sudah ada empat langganan tetap dari Kalteng sebulannya bisa membeli masing-masing langganan sekitar 30 sampai 50 kilogram drngan harga perkilonya sekitar Rp70 ribu . Sedangkan langganan di Kota Banjarbaru sampai 60 kilogram,” tegasnya.

Kemudian, sambung dia, dari kegiatan usaha kerupuk tersebut mampu mempekerjakan enam orang dengan sistem penggajian sesuai jumlah hasil kerja mereka.

“Bahkan, saat pandemi COVID-19 kami masih bisa memproduksi kerupuk walaupun produksi dan penjualannya menurun,” demikian tutup Rusmaniah.

BANJARMASIN-Kelompok Usaha Kecil Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan.(foto:red)

Terpisah, Kelompok Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara Tuti Herwati mengungkapkan, usaha kerupuk ditekuninya sudah 15 tahun lalu.

“Dipilihnya kerupuk haruan (gabus) karena ikan tersebut melimpah dan harganya masih murah,” ucap Tuti Herawati, ketika ditemui, Selasa (14/10/2025).

Diutarakannya, saat ini untuk bahan ikannya sudah tidak seperti dulu lagi melimpah dan harganya berpluktuasi.

“Namun demikian, kami tetap memproduksi, bahkan menambah dengan produk kerupuk udang,” ungkapnya dengan ramah.

Dia mengakui dengan adanya bantuan peralatan dari PT Pertamina berupa kompor, kulkas dan prezer dapat membantu peningkatan hasil produksi dan penghasilan mereka.

“Sayangnya produksi kami menurun akibat pandemi COVID-19, namun usaha kerupuk haruan (gabus) dan udang kami masih bisa tetap bertahan,” paparnya.

“Dari hasil produksi kerupuk ini kami jual ke pelanggan asal Kalteng dan Kalsel,” terangnya.

Khusus di Banjarmasin, sebut dia, pelanggan rutin membeli setiap bulan Rumah Makan Nasi Kuning Cempaka.

“Dalam satu minggu biasanya sebanyak
30 kilogram atau 120 kilogram perbulannya. Untuk harga perkilo kami kenakan antara Rp65 hingg Rp 70 ribu,” terangnya.

Kemudian, tambah dia, saat ini hasil penjualan menurun jika dibandingkan sebelumnya karena adanya persaingan .

“Walau demikian kami masih bisa bertahan karena ada pelanggan tetap. Disini ada delapan rumah produksi kerupuk dibawah Kelompok Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara,” demikian tutupnya.(arianto)

BANJARMASIN-Kelompok Usaha Kecil Kerupuk Haruan (Gabus) dan Udang Khas Kalimantan Rahmatul, di Jalan Kuin Utara RT07 Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan.(foto:red)
https://teladankalimantan.com/wp-content/uploads/2026/02/Blue-and-White-Modern-Aesthetic-Ramadan-Mubarak-teladankalimantan_50_50_50-1.mp4
Berita sebelumnya Aldi Saputra dan Annisa Fakhirah Terpilih Sebagai Atak dan Diang Batola 2025
Berita selanjutnya Bupati H Bahrul Ilmi Didampingi Sekda dan Kepala BP2RD Batola Kunker ke Kanwil DJP Kalselteng
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dewan Minta Jabatan Eselon Masih Kosong di Pemkab Batola Segera Diisi
Barito Kuala Headline Legislatif Peristiwa
Pemkab Batola Safari Ramadhan 1447 Hijirah Bersama Perwakilan Kecamatan Belawang dan Kecamatan Jejangkit
Barito Kuala Kalimantan Selatan Peristiwa
Gubernur H Muhidin Ajak Seluruh Unsur Pemerintah dan Masyarakat Memperkuat Sinergi Membangun Daerah
Banjarmasin Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa
Gubernur H Muhidin Sebut Inflasi di Kalsel Dipengaruhi Listrik dan Emas
Ekonomi dan Bisnis Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa

Berita Menarik Lainnya

Barito KualaKalimantan SelatanPeristiwa

Kepala Bappelitbang: PK Sudah Diatur Permen PAN-RB No. 53/2014

Selasa 4 Februari 2025
Barito KualaEkonomi dan BisnisHeadlineKalimantan SelatanPeristiwa

Wamen Transmigrasi Panen Padi dan Jeruk di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru Desa Karang Indah

Rabu 20 Agustus 2025
Barito KualaKalimantan SelatanPeristiwa

BKPP Batola : Mulai 1 Januari 2026 Pemkab Berlakukan Manajemen Talenta

Rabu 24 Desember 2025
HeadlinePolitik

Anies Baswedan Wacanakan Bentuk Timsus Tata Niaga Pangan

Senin 15 Januari 2024
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
Ikuti kami
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang

Masuknya pelan-pelan saja ya....

Username or Email Address
Password

Kada Ingat Password