BANJARMASIN, teladankalimantan.com- PT Trio Motor Banjarmasin meluncurkan sepeda motor listrik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus, di Atrium 1 Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (11/05/2024).
Bersamaan peluncuran tersebut, Trio Motor juga mengumumkan harga untuk Honda EM1 e: dan EM1 e: PLUS untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah.
Untuk wilayah Kalimantan Selatan model EM1 e: dipatok harga Rp 40.844.000 dan untuk model EM1 e: Plus dipasarkan seharga Rp41.384.000.
Sedangkan untuk wilayah Kalimantan Tengah Trio Motor mematok harga Rp
40.995.000 untuk model EM1 e: dan untuk model EM1 e: Plus dipasarkan dengan harga Rp41. 495.000.
Direktur Marketing PT Trio Motor Banjarmasin, Antonius Silitonga mengatakan, Honda EM1 e: dan HondaEM1 e: Plus hadir sebagai bentuk inovasi Honda untuk medukung dan mengembangkan bisnis sepeda motor listrik di Indonesia.
Menurut dia, Honda EM1 e: hadir dengan desain modern dan compact diciptakan berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
“Kehadiran Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus ini sebagai bentuk dari inovasi Honda mendukung dan mengembangkan bisnis sepeda motor listrik di pasar Indonesia,” ujarnya, kepada sejumlah media, Sabtu (11/05/2024).
Selain itu, sebut dia, Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus hadir dengan desain modern dan compact diciptakan berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
“Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus ini merupakan hasil buatan anak bangsa danproduksinya langsung dilakukan di pabrik AHM, di Pegangsaan, Jakarta Utara,” terangnya.
Selain desain modern dan compact, sambung dia, motor listrik Honda sudah dilengkapi dengan digital panel meter, dek kaki yang luas, penyimpanan ada di bawah jok, soket pengisi
daya USB, hingga pijakan kaki nyaman untuk pembonceng.
Selain itu, ungkap dia, pengisian daya
batrai juga dapat dilakukan secara langsung dengan off-board charger maupun ditukar melalui fasilitas penukaran baterai, sehingga pengguna dapat memilih sendiri pola pengisian daya.
“Sepeda motor listrik berkualitas tinggi ini memiliki performa halus dan responsif layaknya sensasi menggunakan sepeda motor konvensional yang dihasilkan oleh motor penggerak dengan tenaga maksimal 1,7 kilowatt,” tandasnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, dukungan baterai MPP e: dapat dilepas-pasang (detachable) turut memberikan kemudahan konsumen.
“Dalam melakukan pengisian daya
baterai, konsumen dapat melakukan pengisian daya dengan Honda Power Pack Charger e: dalam waktu pengisian daya 2,7 jam (160 menit) untuk 25 persen hingga 75 persen dan enam jam untuk nol persen hingga 100 persen.
Kemudian tambahnya, konsumen dapat mengunjungi Honda Power Pack Exchanger e: untuk menukar
baterai telah terisi penuh.
“Baterai MPP e: memiliki perlindungan IP65 membuat baterai ini tahan dari debu dan siraman air dari segala arah serta memiliki standarisasi internasional UNR 136, sehingga memastikan jaminan kualitas dan keamanan baterai MPP e:,” demikian tutupnya.(red)














