MARABAHAN, teladankalimantan.com—Guru Husnan mengapresiasi perkumpulan atau majelis Bahrul Ilmi sebagai bentuk Fisabilllah atau orang yang berjihad dalam membela agama Allah SWT, namun implementasinya di jaman sekarang yakni dengan mengembangkan syiar-syiar Islam. Hal itu disampaikannya dalam tauziah acara berbuka puasa bersama yang berlangsung di Aula DPC PPP Batola, Handil Bakti, Alalak, pada Jumat Sore (5/4).
“Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf dalam acara Batola Bersolawat beberapa waktu lalu mengatakan, Bahrul Ilmi artinya Lautan Ilmu. Di dalam kumpulan kita ini, beliau mengeluarkan harta agar kita berkumpul di sini, berbuka puasa bersama sembari mendengarkan tauziah-tauziah, ilmu yang bermanfaat yang disampaikan oleh guru-guru agama,” katanya.
Dalam tauziahnya, Guru Husnan juga mengupas tema tentang puasa yang menguji keimanan, dan puasa sebagai momentum untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Menurut Guru Husnan, datangnya bulan Ramadan ini, Allah SWT menguji kita, bagaimana ketakwaan kita kepada Allah SWT, karena sebelas bulan kita diberi kebebasan oleh Allah SWT, dan di bulan Ramadan ini kita diuji, sebesar apa iman kita kepada Allah dengan menahan hawa nafsu.
“Datangya bulan Ramadan juga kita harus banyak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, di hari ke 26 Ramadan, kebersamaan DR H Bahrul Ilmi SH MH selaku Sohibul majelis dengan masyarakat Batola semakin erat, hal ini terlihat saat masyarakat dari berbagai desa dan masyarakat sekitar mendatangi lokasi acara buka puasa bersama Majelis H Bahrul Ilmi.
Jamaah yang datang bukan hanya jamaah laki-laki melainkan juga jamaah perempuan.
Acara buka puasa ini tampak dihadiri oleh ketua DPC PPP Batola DR H Bahrul Ilmi dan istri Hj Noorhayati, para habib, guru-guru agama, serta anggota DPRD terpilih dari Partai PPP seperti Habib Muhammad Anies, dan Yamani.
Seperti biasa, acara buka bersama juga dirangkai dengan Solat Magrib, solat Isya serta Solat Tarawih berjamaah. (red)














