PANGKALAN BUN, teladankalimantan.com – Kabar duka menyelimuti Kesultanan Kutaringin dan masyarakat adat di Kotawaringin Barat (Kobar). Tokoh adat sekaligus Menteri Luar Kesultanan Kutaringin, Pangeran Muasjidinsyah bin Pangeran Ratu Alamsyah Sultan ke-XIIII, wafat pada Senin (18/8/2025) pukul 13.35 WIB di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, pada usia 77 tahun.
Almarhum dikenal luas sebagai sosok pemimpin adat yang bijak, bersahaja, serta dihormati berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga warga lokal. Dedikasi beliau dalam menjaga adat istiadat dan memperkuat nilai budaya Kesultanan Kutaringin telah memberi pengaruh besar bagi pelestarian warisan budaya di Kobar, khususnya di Kalimantan Tengah.
Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka Komplek Istana Kuning, Jalan Pangeran Adipati, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan. Putra sulung almarhum, H. Gusti Moch. Awaludin, M., menyampaikan bahwa pemakaman akan dilaksanakan pada Selasa, 19 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB di Kompleks Pemakaman Kerabat Kesultanan (Gubah Kocit).
“Insyaallah ayah akan dimakamkan besok pagi. Kami sekeluarga telah mengikhlaskan kepergian beliau dan memohon doa dari seluruh masyarakat,” ucap Gusti Awaludin.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan. Salah seorang kerabat, Gusti Dian, mengenang almarhum sebagai panutan. “Beliau teguh menjaga adat, bijak dalam bertutur, dan rendah hati. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Pihak keluarga juga memohon doa serta mengingatkan apabila ada urusan atau hak-hak almarhum semasa hidup agar segera disampaikan.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Pangeran Muasjidinsyah husnul khatimah, diampuni segala dosa, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. (red/ist)














