MARABAHAN, teladankalimantan.com—Tiga pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Barito Kuala periode 2024-2029, mengucapkan ikrar deklarasi Pilkada Damai 2024 yang berlangsung di Aula Jamhuri Aisyah, Handil Bakti, Jumat malam (11/10).
Ketiga pasangan calon tersebut masing-masing nomor urut satu Pasangan DR H Bahrul Ilmi SH MH-Herman Susilo, pasangan nomor urut dua Ir Rahmadian Noor-Sumarji, dan pasangan nomor urut tiga Mujiyat Ssn dan Fahri Nizar.
Pengucapan ikrar deklarasi dipimpin oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batola Rusdiansyah, dan didampingi Ketua Bawaslu Batola M Syaifi serta disaksikan oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto dan Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, S.I.K. serta unsur Forkopimda, Komisioner KPU da Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan.

Diketahui acara deklarasi damai Pilkada 2024 tersebut diinisiasi oleh Polda Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meciptakan pilkada serentak di Kalimantan Selatan termasuk di Kabupaten Batola berjalan damai serta terwujudnya Harkamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Barito Kuala.
Hadir dalam acara deklarasi tersebut, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Winarto dan jajaran pejabat utama Polda Kalsel, Pj Bupati Batola Dinansyah, S.Sos, MM, Kapolres Batola dan unsur Forkopimda, ketua partai masing-masing pengusung Paslon, serta para relewan.
Dalam deklarasi tersebut, masing-masing pasangan calon Pilkada Kabupaten Barito menyatakan komitmen pertama, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kedua, menolak segala bentuk pelanggaran dan tindakan yang menganggu jalannya pilkada dengan alasan apapun.
Ketiga, melaksanakan Pilkada secara langsung umum bebas rahasia jujur dan adil, dan keempat menyatakan siap menerima hasil pilkada yang ditetapkan oleh KPU.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto dalam sambutannya mengatakan, deklarasi pilkada damai ini bukan kegiatan seremonial belaka, namun merupakan janji bersama khususnya seluruh stakeholder, dan masing-masing pasangan calon untuk menciptakan pillkada damai di Bumi Selidah.

“Pilkada ini diibaratkan sebagai suatu perlombaan, pasti ada yang menang dan kalah, namun bedanya kita memilih calon pemimpin, jadi siapapun yang menang maupun yang kalah harus siap menerima,” kata Jendral Bintang dua ini,.
“Mari kita ajak Masyarakat untuk bersatu padu menjaga situasi damai dan kondusif, berbeda pandangan, kita tetap bersaudara,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Kapolres Tanah Bambu dan Kabinda Kalsel tersebut mengajak masing-masing paslon untuk mentaati aturan pilkada yang ada.
Acara deklarasi damai tersebut juga ditandai dengan penandatanganan deklarasi oleh masing-masing pasangan calon, Kapolda Kalsel, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Bawaslu Provinsi Kalsel, Pj Bupati Barito Kuala, Kapolres Batola, Ketua DPRD Batola, Dandim 1005 Batola, Kejari Batola, Ketua PN Marabahan, Ketua KPU Batola, dan Bawaslu Batola. (red)














