MARTAPURA,teladankalimantan.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Kalimantan Selatan (Kalsel), Syaifullah Tamliha berencana maju sebagai bakal calon Bupati Banjar masa bakti 2024-2029.
Kini anggota DPR-RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, melakukan penjajakan untuk berpasangan dengan sejumlah tokoh berpotensi sebagai bakal calon Wakil Bupati Banjar pada Pemilihan Kepala Daerah serentak di Kabupaten Banjar 2024.
“Pengalaman saya sudah 20 tahun lebih sebagai anggota DPR-RI, maka saya merasa terpanggil untuk memimpin di Kabupaten Banjar,” ucap Syaifullah di satu kegiatan, di Martapura, Jumat (26/7/2024).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengemukakan, untuk maju di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banjar 2024, dirinya sudah mendapatkan mandat dari PPP.
Bahkan, sebut dia, untuk menentukan pasangan maju di Pilkada 2024 dirinya sudah melaksanakan salat istikharah di Makkah dan Madinah.
“Dari shalat istikharah di Makkah dan Madinah tersebut keluar nama dr Diauddin,” ujarnya.
Diutarakannya, alasan lain ingin menjadi Bupati Banjar, karena sejauh ini masih ada beberapa program pemerintah pusat di Kabupaten Banjarbelum terealisasi.
Seperti, jelas dia, revitalisasi kawasan dan pembangunan Riam Kiwa hingga sekarang belum dibangun di Kabupaten Banjar.
Padahal, terang dia, sudah lama didambakan masyarakat Kabupaten Banjar.
“Kalau tidak dibangun (bendungan riam kiwa) sebelas kecamatan di Banjar sangat rawan terdampak banjir,” tegasnya.
Karena tidak ada dukungan dari pemerintah daerah, papar dia, program tersebut tidak terealisasi.
Lebih lanjut dia mengemukan, meski sudah melakukan penjajakan dengan dr Diauddin, dirinya tidak ingin terburu-buru untuk maju di Pilkada Banjar.
“Pastinya sudah ada komunikasi dengan beliau (dr Diauddin). Namun, keputusan ada pada partai,” tandasnya.
Sementara, Diauddin membenarkan sudah ada pembicaraan, namun masih belum bisa memutuskannya.
“Memang sudah terjadi pembicaraan bersama beliau (Syaifullah Tamliha). Do’akan saja yang terbaik,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Dokter Diauddin merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II, saat ini menjabat sebagai Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.
Sebelum itu, adik kandung KH Hasanuddin Badruddin, Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura sempat menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar.(ist)














