MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menekankan pentingnya sinergi dengan dunia usaha untuk memperkuat kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, dalam Rakor dan Sinkronisasi TJSL Perusahaan serta Optimalisasi PAD, Rabu (12/11).
Menurut Muhlis, kegiatan rakor digelar atas arahan Bupati Barito Utara setelah mendapat persetujuan Gubernur Kalimantan Tengah. Tujuannya memperjelas peran masing-masing antara pemerintah daerah dan perusahaan agar program sosial serta kontribusi PAD berjalan lebih efektif.
“Peran dunia usaha sangat diharapkan. Melalui kegiatan ini kita ingin menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen agar pelaksanaan TJSL dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Muhlis juga menyampaikan kondisi keuangan daerah yang terimbas penurunan dana transfer pusat hingga sekitar Rp1,2 miliar. Penurunan tersebut membuat beberapa sektor, terutama infrastruktur, menjadi yang paling terdampak. Meski demikian, Pemkab Barito Utara tetap menjaga stabilitas program pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Sekda turut mengecek kehadiran perusahaan dari perbankan, tambang, hingga perkebunan yang beroperasi di Barito Utara. Ia berharap rakor ini menghasilkan kesepahaman bersama dalam mendorong pembangunan daerah serta optimalisasi PAD.
Acara dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, camat, instansi vertikal, dan tokoh masyarakat.














