Puruk Cahu – Orda ICMI Murung Raya menyatakan kesiapannya untuk mengikuti Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI 2025 yang berlangsung di Jimbaran, Bali, pada 5–7 Desember mendatang. Agenda tahunan ini akan dirangkai dengan Milad ICMI ke-35 serta kegiatan National Leadership Camp (NLC).
Silaknas merupakan forum berkumpulnya cendekiawan Muslim dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan membangun jejaring strategis. Kegiatan biasanya meliputi simposium, konferensi, dan dialog nasional mengenai isu-isu kebangsaan.
Ketua Orda ICMI Murung Raya, Dr. Lukmanul Hakim, menyebut bahwa pihaknya akan mengirim sekitar 20 delegasi. Ia menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah penting bagi ICMI Murung Raya dalam memperluas wawasan dan kontribusi di level nasional.
“Silaknas tahun ini sangat spesial karena akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kami tentu ingin mengambil bagian dan memanfaatkan forum ini sebagai ruang penguatan kapasitas pengurus,” ungkapnya.
Menurut Lukman, tantangan umat Islam di era modern semakin beragam dan menuntut penguatan peran cendekiawan, terutama menyangkut perkembangan teknologi, ekonomi, sosial, dan dinamika global. Silaknas menjadi tempat tepat untuk memperdalam pemahaman tersebut.
Ia juga menyinggung pentingnya isu-isu strategis yang pernah direkomendasikan ICMI pada Silaknas 2024, seperti percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan revisi UU Sisdiknas. “ICMI memiliki tanggung jawab moral dalam memberi masukan pemikiran untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.
Selain itu, peserta Silaknas akan mendapatkan materi dan pelatihan kepemimpinan melalui National Leadership Camp. “Kami berharap para delegasi mampu membawa pulang wawasan baru dan menjadi agen perubahan bagi daerah, terutama karena Murung Raya memiliki posisi penting sebagai wilayah penyangga IKN Nusantara,” tutup Lukman. (red)














