PELAIHARI,teladankalimantan.com-Ketua Serekat Sejarah Tanah Laut, Jali berharap dengan menyusun jejak perjuangan sosok pahlawan dari Desa Sabuhur, Hadji Boejasin bisa masuk menjadi pahlawan nasional.
“Kami berharap dengan adanya jejak perjuangan Hadji Boejasin ini, nama beliau bisa mengikuti jejak Pangeran Antasari telah tercatat sebagai pahlawan nasional,” harap Jali.
Terpisah, Ketua Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PC-PPM) Tanah Laut, Mahlan sangat mendukung upaya Sarekat Sejarah Tanah Laut memunculkan kembali jejak pejuang Hadji Boejasin tersebut.
“Sehingga generasi muda Tanah Laut bisa lebih mengetahui rentetan sejarah Hadji Boejasin. Tanah Laut, khususnya dan Kalsel umumnya ternyata memberikan andil besar untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” tandas anak Legiun Veteran Repulik Indonesia asal Desa Taboneo.
Sementara, Kepala Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dispusip Tanah Laut, Hanil Sadikin mengatakan, seminar sejarah digelar untuk lebih mengenal sosok Hadji Boejasin, khususnya kepada kaum pelajar.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menambah khasanah arsip sejarah, termasuk pahlawan-pahlawan di Tanah Laut,” tandasnya, pada Seminar Sejarah Guna Menyusun Jejak Perjuangan Hadji Boejasin dalam Perang Banjar, di Ruang Bermain Anak Dispusip Tanah Laut, Selasa (21/05/2024).
Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dispusip Tanah Laut diwakili Sekretaris Dispusip Tanah Laut, Andra Eka Putra diisi oleh narasumber dari Dosen Pengajar Program Studi Pendidikan Sejarah, PIPS, FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Mansyur.
Para peserta mengikuti kegiatan tersebut diantaranya pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, para guru, organisasi kemasyarakatan, Tim Sarekat Sejarah Tanah Laut dan Tim Naskah Kuno Tanah Laut.(red/diskominfo Tala).














