MARABAHAN, teladankalimantan.com–Pemkab Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pembenahan di bidang pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya yakni menindaklanjuti program cek kesehatan gratis (CGK) yang digalakan pemerintah pusat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Batola Maulida Fatia, SKM, MPH, Kamis (8/5), mengatakan, capaian hasil pelayanan cek kesehatan gratis tersebut di Kabupaten Barito Kuala termasuk yang baik di provinsi dari segi pelayanan petugas, maupun antusias masyarakat yang datang.
“Apalagi saat ini program tersebut tidak lagi menyasar pada warga yang hanya berulang tahun melainkan semua warga dilayani,” katanya.
Menurut Maulida, kendala yang dihadapi dari program cek kesehatan gratis tersebut, berdasarkan hasil evaluasi pihaknya, misalnya peralatan medis yang diperlukan, Bahan Habis Pakai yang mendukung, serta SDM yang perlu adanya pelatihan, namun kami tetap berusaha yang terbaik dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Dirinya berharap, dalam program CKG (Cek Kesehatan Gratis) ini, antusias masyarakat semakin meningkat, dan masyarakat terus menyadari, kerena tujuan kegiatan ini sangat bagus untuk tindakan preventif kesehatan, otomatis dengan tindakan pencegahan lebih dini, masyarakat dapat mengetahui penyakitnya, sehingga tidak terlalu parah.
Di bagian lain, Dinkes kini juga telah melakukan upaya peremajaan di bidang rekam medis yang tak lagi dlaporkan secara manual melainkan dengan rekam medis elektronik, sehingga terkoneksi dengan aplikasi “Satu Sehat” dari Kementerian Kesehatan.
“Alhamdulillah di semua Puskesmas di Barito Kuala saat ini sudah melaksanakan laporan secara online tersebut, sehingga pemantauan kesehatan dan pelayanan kesehatan masyarakat lebih mudah dijangkau,” pungkasnya.
Mengutip laman kemenkes RI, jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan:
Bayi Baru Lahir
Jenis pemeriksaan yang akan diberikan untuk bayi baru lahir, meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.
Balita dan Anak Prasekolah
Jenis pemeriksaan yang akan diberikan, meliputi skrining tuberkulosis (penyakit infeksi paru), pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi. Jika diperlukan, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi thalasemia (kelainan darah) dan diabetes melitus (penyakit gula darah tinggi).
Remaja dan Dewasa
Untuk remaja dan dewasa, pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus.
Lansia
Lansia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan orang tua), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker.
Cara Daftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, kamu bisa mendaftar lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan notifikasi dan hasil pemeriksaan kesehatan di aplikasi. Jadi, pastikan kamu dan keluarga sudah mengunduh aplikasi dan memiliki akun SATUSEHAT Mobile. (red)














