MARABAHAN,teladankalimantan.com-Kecamatan Mekarsari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelaksanaan Sembilan Aksi Percepatan Penurunan Stunting, di Balai Pertemuan Kecamatan bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (04/03/2024).
Rapat dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Camat Mekarsari Mohtar Aini, selain mengevaluasi pelaksanaan stunting di tahun 2023, agenda ini juga membahas rencana kegiatan pelaksanaan stunting di tahun 2024.
Dia menyampaikan, akan terus berupaya dalam menyelesaikan permasalahan stunting.
“Stunting merupakan masalah prioritas dari tingkat pusat sampai daerah yang harus ditekan atau dituntaskan,” ujarnya.
Pencegahan stunting, sebut dia, tidak terlepas dari sembilan tahapan aksi percepatan penurunan stunting disusun secara rembuk dengan seluruh pihak.
“Dalam pelaksanaannya, upaya percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi. Inilah yang menjadi tugas kita bersama, dimana pencegahan stunting dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stake holder yang ada,” papar Mohtar.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Batola, Kabid Keluarga Berencana DPPKBP3A Kabupaten Batola, Bappeda Kabupaten Batola, DKPP Kabupaten Batola.
Narasumber sekaligus pemapar materi, Plh Camat Mekarsari Mohtar Aini, dihadiri UPT Puskesmas Mekarsari, UPT Puskesmas Jelapat, UPT KB Mekarsari, BPP Kecamatan Mekarsari, Kades se-Kecamatan Mekarsari, Pengelola Kesehatan Ibu, Pengelola Kesehatan Anak, Tenaga Pelaksana Gizi, Petugas Promkes, Petugas Kesling.
Selain itu, juga hadir Pengelola PKPR, STP PKK Desa, Seluruh Bidan Desa se-Kecamatan Mekarsari, Seluruh Kader Pembangunan Manusia, Kader Posyandu Balita, Kader BKB, Kader PKH, Pendamping TKSK dan seluruh aparatur desa lainnya.(red/Diskominfo Batola)














