MARTAPURA,teladankalimantan.com-
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Banjar, HM Hilman mengatakan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan penyakit TBC.
“Kami sangat berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan. Kesadaran dan dukungan dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan sehat dan bebas dari stigma,” ungkapnya, pada acara Pertemuan Inisiasi Pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Kabupaten Banjar, di Banjarbaru, Selasa (24/09/2024).
Dia juga mengatakan, pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC Kabupaten Banjar sangat diperlukan, mengingat besarnya jumlah penderita TBC di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Banjar.
Menurut dia, penderita TBC di Indonesia merupakan terbanyak ke-2 di dunia setelah India, di Indonesia sendiri ada 15 orang setiap jamnya meninggal dunia akibat TBC.
“Dalam hal ini, kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung. Jangan biarkan TBC ini mengisolasi siapa pun,” tambah H M Hilman dengan penuh semangat.
Setiap orang, jelas dia, berhak mendapatkan akses ke perawatan dan dukungan yang dibutuhkan.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Yasna Khairina, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(red/ril)














