MARABAHAN,teladankalimantan.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala (Sekda Batola) H Zulkipli Yadi Noor mengatakan, sebanyak 97.146 anak di Batola haknya sebagai anak harus diberikan.
Sekda berharap, Tahun 2024 Kabupaten Batola dapat menaikkan predikatnya dari penilaian Kota Layak Anak (KLA) predikat Madya menuju Nindya.
“Harapan kita Batola meraih peringkat KLA Nindya, tetapi bukan predikat yang kita kejar namun bagaimana hak anak itu bisa kita berikan dengan baik, karena penilaian hanyalah pengukuran” ujarnya, di Aula Bahalap Marabahan, Kamis (29/2/2024).
Zulkipli Yadi Noor memaparkan, evaluasi capaian KLA Batola Tahun 2022, harapannya seluruh SKPD tergabung dalam gugus tugas dapat memperbaiki kelemahan capaian pada evaluasi KLA tahun 2023.
Lebih lanjut dia mengemukakan, terdapat lima klaster dalam KLA agar menjadi perhatian gugus tugas untuk memperbaiki pada penilaian KLA 2023.
Klaster tersebut, jelas dia, adalah klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan dan klaster perlindungan khusus.(red/diskominfo batola)














