BANJARMASIN,teladankalimantan.com-
Dalam satu malam kebakaran di Kota Banjarmasin terjadi di dua tempat, di
kawasan Siring Pemko Banjarmasin, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Banjarmasin Tengah, Jumat (26/7/2024) malam pukul 23.00 Wita.
Berselang dua jam kemudian api kembali melahap di Gang Melati Jalan Saka Permai RT 02 Kelurahan Belitung Selatan, Sabtu (26/7/2024) dinihari pukul 01.00 Wita.
Kebakaran di Gang Melati itu api menghanguskan rumah Amin, di belakang rumah bertingkat warna biru.
Bangunan itu milik pegawai Lapas Banjarmasin merupakan keluarga Firman warga asli setempat. ‘
“Api sempat meludeskan rumah bangunan kayu milik om Ami bekerja di LP Banjarmasin merupakan keluarga Firman,” sebut Utih, warga Belitung Laut, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Sedangkan kebakaran di dekat Balai Kota Banjarmasin tersebut, bangunan terbakar sebanyak tiga rumah petak sudah lama kosong tak berpenghuni dan perabot rumah tangga di rumah tersebut juga sudah tidak ada sama sekali.
Anton Suprianto, salah seorang pedagang nasi goreng sekaligus wakar setempat mengatakan, bangunan itu sudah lama kosongnya.
Awalnya kebakaran, ucap dia, diketahui saat seorang pedagang kelapa pergi ke toilet.
“Setibanya dari toilet, pedagang itu bilang ada cahaya merah, ternyata itu api yang keluar,” ungkapnya.
Anton pun kaget mendengar hal itu, apalagi tepat di belakang rumahnya karena tiga rumah petak tersebut tidak ada kabel listrik.
“Saya periksa ke belakang, ternyata api sudah membesar. Saya langsung ke Pemko dan lapor ke unit Damkar,” bebernya.
Dia mengaku, merasa bingung karena arus pendek listrik mustahil biss menimbulkan terjadi kebakaran.
Menurut dia, sudah lama memotong arus listrik di rumahnya tersebut.
“Kalau karena orang pun juga tak mungkin, karena akses masuknya hanya melewati gerobak saya jualan. Otomatis saya tahu, jika ada yang masuk. Ini tak ada sama sekali,” bebernya.
Beruntung, papar dia, tembok beton besar di belakang rumahnya menghalangi api merambat ke rumah Anton.
BPBD Kota Banjarmasin menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” tulis BPBD dalam siaran pers.(red/ars)














