MARABAHAN,teladankalimantan.com-Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga Kabupaten Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi, selama dua tahun berjalan memberikan santunan kematian bagi warga di daerah tersebut.
Program tersebut merupakan satu-satunya dan pertama kali dilakukan oleh seorang tokoh masyarakat Batola juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembanguna Kabupaten Barito Kuala (DPC PPP Batola).
“Program ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi kita menyadari kematian adalah suatu keadaan yang tidak bisa diprediksi,,” ujar H Bahrul Ilmi, Rabu (27/03/2024).
Menurut CEO Teladan Makmur Jaya, tidak semua orang memiliki keuangan yang cukup dalam keadaan yang tidak dapat diprediksi.
“Hadirnya program ini dirasakan masyarakat sangat membantu meringankan beban mereka,” ungkap Pengusaha Kalselteng ini.
Dijelaskannya, bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.
“Santunan kematian itu saya berikan sejak Tahun 2022 hingga 2024 sekarang,” terangnya.
Terhitung dari data Tim Santunan Kematian, ungkap dia, tercatat penerima program tahun 2023 sebanyak 1.447 orang.

Salah satu perwakilan keluarga masyarakat Purwosari, Kecamatan Tamban, Patimah mengucapkan terimakasih dan merasa terharu atas program tersebut.
“Program Haji Bahrul ini sungguh peka terhadap sosial masyarakat, ulun (saya) baru sekali melihat sosok sebaik ini untuk warga” ungkapnya.
Hal sama diungkapkan salah satu warga Pulau Sugara, Rahmat, saat diwawancarai juga merasa bersyukur.
“Bantuan Haji Bahrul ini dasar (memang) mengena banar (sekali). Seumur hidup baru ini ada pemimpin memikirkan keluarga yang meninggal. Langka banar,” ucapnya.
Dia berharap, program tersebut berkelanjutan dan terus mengalir untuk warga.
Bahkan, dia bersama beberapa warga lainnya optimis, pemimpin seperti Haji Bahrul Ilmi diimpikan karena beliau merupakan warga asli putra daerah, peka dengan daerah dan masyarakatnya.(red)















