MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Maulida, salah satu warga Desa Anjir Seberang Pasar I, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyaksikan langsung kejadian angin puting beliung menimpa rumahnya.
Akibat hantaman angin puting beliung, Senin (26/02/2024) sekitar pukul 15: 00 Wita, Maulida mengaku, kaget dan gemetaran karena baru pertama kali terjadi di desa mereka.

Diceritakannya, sebelum kejadian itu terjadi, ayahnya pergi ke sawah, namun beberapa waktu pulang ke rumah.
“Saat pulang ke rumah ayah berkata itu ada angin,” katanya, ketika ditemui, Selasa (27/02/2024).
Pada saat lagi memegang hanphone, ungkap dia, secara replek saat melihat angin cukup kencang langsung memidio.
“Saat memidio itu tanpa sadar, bahkan tangan gemetaran. Dari sana angin melaju sampa ke sini. Setelah selesai memidio itu saya beralih kesebelah samping rumah lagi” terangnya.
Terpisah, Bustaniah, Kepala Desa Anjir Seberang Pasar I, Kecamatan Anjir Pasar mengaku, tidak menyaksikan secara langsung kejadian tersebut.
“Setelah kejadian itu, saya baru tahu. Itupun dari hanphone kekawanan juga,” katanya.
Dari kejadian itu, jelas dia, untuk di desa mereka ada satu warga rumahnya terkena angin puting beliung.
“Warga kami kena angin puting beliung cuma hanya kena dapurnya saja,” tandasnya.
Ditambahkan Bahrudin, Pejabat Kepala Kepala Desa Anjir Seberang Pasar II, Kecamatan Anjir Pasar mengakui, kejadian tersebut di salah satu warga RT01.
“Saat kejadian itu kedua anak ditinggalkan orangtuanya menyelamaykan diri dibawah ranjang,” terangnya.

Sementara itu, Rusdiana, korban angin puting beliung, warga Desa Anjir Seberang Pasar II, Kecamatan Anjir Pasar mengaku, saat kejadian tidak berada di rumah.
“Yang ada di rumah hanya anak saya saja,” ucapnya.
Dipaparkannya, akibat dihantam angin puting beliung atap rumahnya hancur berantakan, bahkan hampir separo atap rumahnya hilang terbawa angin.
Selain itu, lanjut dia, peralatan rumah tangga seperi tilam tikar basah semua, termasuk peralatan sekolah san baju-baju ikut basah akibat diguyur hujan lebat.
Dia berharap, kedepan tidak lagi terjadi hal seperti itu, selain merugikan juga ada rasa takut.
Sebagaimana diketahui kejadian angin puting beliung di Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Batola, Senin (26/02/2024) sekitar pukul 15:00 wita bersebut menghantam tiga buah rumah warga.
Ketiga warga tesebut masing-masing, Mahmud,warga Desa Anjir Seberang Pasar II, Rusdiana,warga Desa Anjir Seberang Pasar II dan Johansyah, warga Desa Anjir Seberang Pasar I.(red)
















