Kuala Kapuas– Rumah Potong Unggas (RPU) Pulau Telo Baru yang berlokasi di ruas Jalan Sei Kayu, Kabupaten Kapuas, kini memasuki tahap akhir menuju operasional atau fungsional. Setelah pembangunan lanjutan rampung, sejumlah fasilitas pendukung seperti akses jalan, jaringan air bersih, listrik, serta fasilitas penanganan limbah telah tersedia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (3/2/2026).
Edi menjelaskan, meskipun secara umum fasilitas utama telah siap, masih terdapat beberapa hal yang perlu diselesaikan, termasuk proses pemindahan aktivitas dari RPU lama yang berada di Jalan Jepang. Lokasi RPU lama dinilai sudah tidak layak karena terlalu dekat dengan permukiman warga, terlebih dengan dimulainya pembangunan gedung Mal Pelayanan Publik di kawasan tersebut.
“Analisis dampak lingkungan, fasilitas penanganan limbah, serta jaringan listrik dan air sudah siap. Karena itu kita berharap RPU baru ini sudah bisa fungsional di tahun ini,” tegas Edi.
Ia mengakui masih ada sebagian pengguna yang ingin bertahan di RPU lama. Selain itu, para pengguna juga meminta agar disiapkan gudang atau kandang penampungan sementara untuk unggas sebelum proses pemotongan. Permintaan tersebut perlu dipenuhi agar tidak menimbulkan kesan kumuh apabila kandang dibangun secara mandiri oleh pengguna.
Untuk menjaga keamanan selama masa transisi menuju operasional penuh, pihaknya telah menunjuk petugas jaga dari masyarakat sekitar. Langkah ini dilakukan guna menghindari kejadian perusakan maupun pencurian fasilitas seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
“Dengan adanya petugas jaga, kita berharap gedung RPU yang baru ini aman. Sebelumnya, beberapa pintu besi sempat dicuri dan dirusak,” jelasnya.
Edi juga menegaskan bahwa penanganan limbah, baik basah maupun kering, dari pemotongan unggas dengan kapasitas mencapai 5.000 ekor per hari telah dipersiapkan dengan matang. Bahkan untuk limbah kering seperti bulu ayam, sudah ada pihak yang siap bekerja sama untuk menampungnya. (Nas/hr)

























