MARABAHAN, teladankalimantan.com—Sedikitnya 44 rumah warga dan satu bangunan SD, di Desa Beringin RT, 2 , 6 dan 7, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan rusak akibat diterjang musibah angin puting beliung yang terjadi pada Senin sore (6/11/2023) sekira pukul 16.00 WITA.
Kejadian yang disertai dengan hujan dan petir tersebut membuat rumah warga baik yang berkonstruksi kayu maupun permanen mengalami kerusakan dengan kategori parah. Selain itu, banyak pohon yang tumbang akibat diterjang angina puting beliung.
Bukan hanya atap rumah yang beterbangan melainkan juga ada bangunan rumah yang roboh karena tak mampu menahan kencangnya angin puting beliung.
Hingga berita ini ditayangkan, listrik di lokasi musibah kejadiaan padam dan gelap gulita. Sejumlah petugas PLN tampak melakukan perbaikan agar aliran listrik kembali normal.



Untuk sementara, pihak desa setempat membuat posko serta tenda darurat menampung warga yang terdampak angin puting beliung tersebut.
Adapun nama-nama warga yang terdampak dari data sementara yang dikumpulkan masing-masing,
- Rijali Hadi
- Amilah
- Taufikurrahman
- Harmuji
- Baidawi
- Jalidilah
- Acil Miah
- Dina mariani
- Azhar suharto
- Hasan
- H.Abdullah
- H.Raudah
- Sayuti
- Ripah kumala
- Syahruji
- Romli
- Khairun
- Khairi
- Bahruni
- Yakub
- Qori
- Jayadi
- Hadimullah
- H Nusi
- Hj Nurasih
- Sastalani
- Usup/ Ogot
- Istri almarhum Kakek Amut
- H Ramli
- Junaidi
- Gusnawati
- H Zainal Hanapi
- Yarmimah
- M Sabuki
- Sukirman
- Muad
- Risnawati
- Sahwani
- Amat Sairi
- M.Kurdi
- Lamiran
- Shoddik
- H.Anang Junian
- Hj.Rutbah
- Ruangan SDN Beringin
Mantan Kepala Desa Beringin Yamani mengatakan, dirinya secara pribadi merasa prihatin dan langsung mencek ke rumah-rumah warga yang terdampak.

Dikatakannya, rumah yang terdampak parah ada sekitar 25 persen, dan dua buah yang ambruk, kemudian ada dua buah lagi yang tinggal sedikit bangunannya. Selain rumah, SDN Desa Beringin juga ikut terdampak bagian atapnya.
“Sangat prihatin dengan kejadiaan ini, kami berharap pihak desa secepatnya melaporkan kepada BPBD terkait untuk segera mendapat perhatian dan bantuan Pemkab Batola”.
“Kita juga berharap bantuan baik dari pihak donator agar tergerak hatinya dan peduli terhadap warga desa kami,” kata Yamani. (red)














