MARABAHAN, teladankalimantan.com—Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan menghadiri haul mulia yang ke tiga belas Al Habib Salmin Bin Ahmad Bin Abu Bakar Bin Abdullah Bin Umar Bin Husien Bhalagaits Ba’alawy yang berlangsung di kubah Habib Salmin Bin Ahmad Bhalgaits Ba’alawy, Jalan Berangas, Alalak, Barito Kuala pada Minggu (19/11).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut terus didatangi oleh para jamaah yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan haul guru Mulia Al Habib Salmin Bhalgaits Ba’alawy sekaligus haul ke 112 Sohibul Maulid Al-Imam Al Habib Ali Bin Muhammad Bin Husien Al-Habsyi.


Peringatan haul bertambah istimewa dan khusyuk karena menghadirkan pentauziah Al Habib Hadi Bin Abdul Qodir Al Idrus asal Pasuruan, Jawa Timur dan Tuan Guru KH Iskandar.
Acara peringatan haul juga dirangkai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori Guru Muhammad Jabir serta lantunan Maulid Babsy lewat grup Maulid Al Aqsa.
Segenap keluarga besar Habib Muhammad Anies, dan sejumlah tokoh agama, para habib, tokoh masyarakat, dan guru agama tampak menghadiri peringatan haul tersebut. Hadir pula tokoh masyarakat serta pengusaha Batola DR H Bahrul Ilmi SH MH, serta H Sadam Husin Nafarin.


Sohibul hajad yang juga tuan rumah Habib Muhammad Anies Bhalgaits Ba’alawy terlihat menyambut kedatangan para tamu undangan serta menyapa para jamaah yang hadir.

Sementara itu, dalam tauziahnya, Al Habib Hadi Bin Abdul Qodir Al Idrus mengatakan, kita semua patut bersyukur, karena dikumpulkan dalam majelis peringatan haul ini.
“Mudah-mudahan kita semua mendapatkan keberkatan dari beliau berdua, dan semoga derajat beliau berdua diangkat di sisi Allah SWT,” kata Habib Hadi.
Menurut Habib Hadi, acara haul semacam ini sangat bermanfaat, khususnya bagi ahlil kubur dan orang yang masih hidup. Dengan acara haul ini, Insya Allah seluruh ahlil kubur kaum muslimin di seluruh penjuru dunia mendapatkan manfaat.
Dikatakan Habib Hadi, Imam Nawawi, salah satu ulama besar–menyampaikan jika para ulama bersepakat, bahwasanya doa orang-orang yang masih hidup untuk orang-orang yang meninggal dunia sangat bermanfaat. Para ahlil kubur akan berbahagia dan bergembira. Dengan doa-doa orang2 yang masih hidup, mereka akan mendapatkan ampunan Allah SWT.
Dalam satu hadist, Rasulullah menyampaikan, umat Islam adalah umat yang dirahmati Allah SWT, dan kita bersyukur terpilih menjadi umat Nabi Muhammad.

Betapa banyak mereka yang membawa dosa ke dalam kubur seperti gunung, namun saat dibangkitkan dari alam kubur sudah bersih, dan digiring ke masyar sudah berbaris dengan umat nabi Muhammad. Kenapa?, karena istigfarnya orang-orang yang masih hidup. “Doa-doa kita untuk mereka umat muslim yang sudah meninggal sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan Sunah mengucapkan salam kepada ahlil kubur”.
Di akhir tauziahnya, Habib Hadi menekankan betapa pentingnya menjaga Nikmatul Islam, dan mengingatkan agar selalu konsisten dengan nikmat islam. “Kita harus komitmen dengan melaksanakan ajaran islam sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Diketahui, peringatan haul tersebut, bukan hanya dihadiri puluhan ribu jemaah melainkan juga para pedagang asongan dan pelaku UMKM. (red)














