MUARA TEWEH – Kabupaten Barito Utara kembali mencatat sejarah dengan meraih predikat Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (MTQ–MHQ) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Prestasi ini diumumkan Dewan Hakim saat penutupan MTQH di Muara Teweh, Jumat (21/11/2025).
Ketua Dewan Hakim, Drs KH Khairuddin Halim bersama Sekretaris HM Yusi Abdian, memaparkan bahwa Barito Utara berhasil mengumpulkan 358 poin, tertinggi di antara 14 kabupaten/kota peserta. Poin tersebut merupakan akumulasi dari seluruh cabang yang diikuti kafilah setempat.
Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas prestasi besar ini. Ia menyebut keberhasilan menjadi juara umum merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh pihak, mulai dari kafilah, pelatih, pembina hingga panitia.
“Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa bagi Barito Utara. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan penuh yang diberikan masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Mery Rukaini, Senin (24/11/2025).
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Barito Utara memiliki pembinaan keagamaan yang kuat serta potensi besar dalam mencetak generasi Qur’ani.
“Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan para peserta, tetapi seluruh masyarakat Barito Utara. Ini menjadi modal penting untuk terus kita tingkatkan pada ajang-ajang berikutnya,” tambahnya.
Mery Rukaini juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, LPTQ, Kementerian Agama, para pelatih dan panitia penyelenggara sehingga MTQH XXXIII dapat berlangsung meriah dan sukses.
Menurutnya, keberhasilan Barito Utara sebagai tuan rumah sekaligus juara umum merupakan bukti solidnya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
“Momentum ini harus diperkuat sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an, mempererat persaudaraan, serta mendorong generasi muda untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi kafilah dan masyarakat untuk terus mengembangkan kualitas keagamaan di daerah.
“Semoga capaian ini membawa berkah dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang,” pungkasnya. (red)














