MARABAHAN, teladankalimantan.com-Pelaksana harian (Plh) Bupati Barito Kuala (Batola), H Zulkipli Yadi Noor menyampaikan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024, pada rapat paripurna DPRD Batola, di ruang sidang lantai tiga Kantor DPRD Batola.
Pelaksana harian (Plh) Bupati Barito Kuala (Batola), H Zulkipli Yadi Noor mengebutkan, rancangan perubahan APBD tahun 2024 mencakup program dan kegiatan prioritas sudah di sepakati sebelumnya.
“Seluruh program dan kegiatan tertuang dalam rancangan perubahan APBD saya sampaikan menjadi tanggungjawab kita selaku penyelenggara pemerintahan,” ucap H Zulkipli Yadi Noor, dalam siaran pers, Selasa (06/08/2024).
Menurut dia, program dan kegiatan pada perubahan APBD akan tetap menjadi proyeksi sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan antar tingkat pemerintah baik visi-misi pemerintah Kabupaten Batola maupun pemerintah nasional.
“Diharapkan semua program dan kegiatan direncanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan ini benar-benar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, sekaligus menjamin kesinambungan pembangunan dari waktu ke waktu,” harapnya
Dalam kesempatan itu, Zulkipli juga menambahkan, masing-masing anggaran pada perubahan APBD tahun anggaran 2024.
Sementara itu, jelas dia, struktur anggaran pada rancangan tahun anggaran 2024 disampaikannya meliputi nilai anggaran perubahan APBD Kabupaten Batola tahun 2024 sebesar Rp 2.042.239.893.638,00 atau bertambah 22,43 persen dari APBD murni tahun 2024.
“Anggaran pendapatan pada perubahan APBD 2024 berubah meningkat dari pada APBD tahun 2024 murni sehingga menjadi Rp 1.813.075.148.684,00. Sementara total anggaran belanja pada perubahan APBD tahun 2024 berubah meningkat dari APBD tahun 2024 murni sehingga menjadi Rp 2.034.239.893.638,00,” tambahnya.
Ia juga meyebutkan dengan memperhatikan nilai aggaran belanja yang lebih besar dari pada anggaran pendapatan maka pada perubahan APBD tahun 2024 mengalami defisit sebesar Rp 221.164.744.954,00.
Sedangkan untuk anggaran penerimaan pembiyaan pada perubahan APBD tahun 2024, sambung dia, sebesar Rp 229.164.744.954,00. Disisi lain pengeluaran pembiayaan pada perubahan APBD tahun 2024 adalah sebesar Rp 8.000.000.000,00.
“Dengan penerimaan pembiayaan lebih besar dari pada pengeluaran pembiayaan, maka di peroleh pembiayaan bersih positif sebesar Rp 221.164.744.954,00,” terangnya.
Selanjutnya, papar dia, pembiayaan bersih positif seluruhnya dipergunakan untuk menutup defisit, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan direncanakan Rp 0,00.
“Dengan pemahaman yang sama diantara kita, Insya Allah menjadi sinergitas bermanfaat dalam proses berikutnya,” demikian tutup Zulkipli.(red/ril)














