BANJARMASIN,teladankalimantan.com- PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melakukan pengembangan konservasi untuk melindungi lingkungan pesisir melalui Green Mangrove Action Program (Green MAP), di Tuwed Mangrove Park Bali, Senin (19/08/2024).
Direktur Utama PTK, I Ketut Laba mengatakan, Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) menjadi bagian penting bagi PTK dalam menjalankan bisnis, termasuk di dalamnya pelestarian lingkungan hidup kawasan pesisi.
Dia berharap, dapat memberikan berbagai manfaat seperti penurunan emisi karbon, menjaga iklim dan peningkatan biodiversity.
“Keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari keuntungan dihasilkan, tetapi juga dari dampak positif dapat diberikan kepada masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya dalam siaran pers.
Oleh karena itu, sebut dia, pihaknya berkomitmen untuk terus menerapkan dan meningkatkan program TJSL tidak saja mendukung pertumbuhan perusahaan tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di masa akan datang.
Penanaman 5.500 Mangrove dipilih, papar dia, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PTK, pada 09 September 2024.
Program Green MAP tersebut diharapkannya, memberikan multiplyer effect bagi masyarakat dan lingkungan pesisir, termasuk penyerapan dan penyimpanan karbon jangka panjang dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Green MAP, jelas dia, merupakan salah satu program flagship Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) PTK untuk pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.
“Program ini terdiri dari edukasi peran blue carbon kepada kelompok Tani Lindu Segara Tanjung Pasir Binaan PTK, pembangunan rumah pembibitan berkapasitas hingga 8.000 bibit dan penanaman 5.500 Mangrove,” tandasnya.
Sementara itu, VP Technical Fleet Management PIS, I Gusti Ngurah Handiyana mengapresiasi kepada PTK sebagai bagian dari Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Karena program Green MAP, terang dia, sejalan dengan program TJSL Bersinergi menjaga laut dan pesisir.
Di tempat sama, Kepala DLH Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengungkapkan, terimakasih atas program dilaksanakan di wilayahnya.
“Untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan keanekaragaman hayati diperlukan kerjasama dari berbagai pihak,” terangnya.
Dia betharap, program pengembangan lingkungan dari perusahaan-perusahaan seperti PTK terus berlanjut.
“Kami percaya dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, kita dapat menciptakan dampak positif berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas sekitar,” ujar Gede Ary.
Peresmian program tersebut dilakukan di Tuwed Mangrove Park, dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, VP Technical Fleet Management PT Pertamina International Shipping (PIS), I Gusti Ngurah Handiyana, Sales Area Manager Bali PT Patra Niaga Endo Eko Satriyo serta jajaran pemerintah daerah dan komponen masyarakat Jembrana.(red/ril)















