BANJARMASIN,Teladankalimantan.com-
Integrated Terminal Manager Banjarmasin PT Pertamina Patra Niaga Suryandri Dwi Kusuma menegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan seluruh produk BBM disalurkan ke masyarakat telah memenuhi spesifikasi resmi ditetapkan pemerintah dan memastikan pasokan BBM di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dijaga dalam kondisi aman dan terkendali.
Suryandri Dwi Kusuma juga menyampaikan, perasional dan pengendalian kualitas BBM di IT Banjarmasin dilakukan secara ketat dan melalui prosedur terstandarisasi.
“Kami menjamin semua produk yang kami keluarkan dari Pertamina semuanya on spec. Mulai dari sebelum bongkar kapal, saat proses penerimaan di tangki timbun hingga sebelum disalurkan ke mobil tangki, semuanya melalui pemeriksaan sesuai SK Dirjen Migas. Tidak benar isu bahwa produk tercampur air atau substansi lain. Semua produk keluar dari fasilitas kami telah dipastikan clear dan sesuai standar,” ujar Suryandri, pada kunjungan DPRD Kalsel, di Integrated Terminal (IT) Banjarmasin, Senin (01/12/2025).
Dia juga menegaskan, pasokan di IT Banjarmasin berada dalam kondisi aman dan pihaknya telah dilakukan penambahan sekitar 10 persen untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah menyampaikan harapan kepada Pertamina.
“Untuk isu pertama terkait Pertalite yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat, Pertamina telah menyediakan Contact Center 135 sebagai sarana pelaporan. Beberapa hari terakhir pun laporan mengenai hal tersebut sudah tidak muncul lagi. Kemudian terkait ketersediaan Pertamax, Pertamina telah menyiapkan langkah penambahan pasokan, terlebih kita akan memasuki empat agenda besar ke depan,” ujarnya.
Dia menegaskan, dengan kesiapan Pertamina tersebut, kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi.
“Dari pemaparan hari ini, kondisi pasokan dinilai aman dan Pertamina telah bergerak cepat menangani kendala yang sempat terjadi akibat cuaca buruk yang menghambat proses sandar kapal suplai,” tegas Mustaqimah.
Area Manager Comm, Rel & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun juga menegaskan, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan pelayanan energi kepada masyarakat berjalan lancar.
“Di Kalsel akan ada empat event besar yakni Haul Guru Sekumpul, Natal, Tahun Baru serta libur sekolah. Seluruh risiko sudah kami mitigasi dan strategi suplai sudah disiapkan. Pertamina memastikan pasokan aman dan pelayanan berjalan optimal, terutama di periode puncak konsumsi tersebut,” jelas Edi.
Edi menambahkan, monitoring stok dilakukan secara real time baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, serta sinergi dengan aparat penegak hukum terus diperkuat.
“Seluruh aktivitas di SPBU termonitor ketat, termasuk melalui CCTV dan sistem digital pemerintah seperti barcode pengguna BBM subsidi. Pengawasan dilakukan bersama Pertamina dan pemerintah, termasuk BPH Migas, untuk memastikan penyaluran tepat sasaran,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, sebut dia, menyambut positif masukan dan perhatian dari DPRD Kalsel, aparat penegak hukum serta dinas terkait, sebagai bagian dari sinergi penguatan layanan energi.
Menurut dia, Pertamina juga memastikan pengawasan kualitas dan kuantitas BBM akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan secara optimal.
“Untuk informasi lebih lanjut, laporan atau pertanyaan terkait layanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau media sosial resmi @pertamina135,” pinta Edi Mangun.
Turut hadir pada kunjungan tersebut jajaran anggota Komisi III, Wakil Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Riza Muttaqin serta perwakilan Dinas ESDM Kalsel, Dinas PerdaganganKalsel, Dinas Perindustrian Kalsel serta perwakilan DPC Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kalsel.(red/rilis)














