JAKARTA, teladankalimantan.com-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menerima delapan penghargaan di berbagai kategori pada ajang Indonesia Green Awards 2024, digelar Chairman The La Tofi School of CSR La Tofi, di Hotel Kempinski Jakarta.
Penggargaan tersebut juga diraih dua unit operasi berlokasi di Kalimantan Selatan yakni, Integrated Terminal Banjarmasin dengan kategori The Promising mengusung tema Mengembangkan Edukasi Perubahan Iklim dengan Program Masyarakat Siaga Bencana.
Dan Depot Pengisin Pesawat Udara (DPPU) Syamsudin Noor dengan Kategori The Promising dengan tema Penanganan Sampah Plastik Program Hiling di Kasturi – Futuristik (Furniture dari Sampah Plastik).
La Tofi mengungkapkan, IGA merupakan penghargaan diberikan oleh The La Tofi School of CSR kepada perusahaan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui berbagai ragam kreativitas.
“Perusahaan menyisihkan sebagian dari laba perusahaan untuk mengelola kegiatan CSR, sehingga masyarakat mampu merasakan manfaat dari setiap perusahaan,” jelas La Tofi, dalam siaran pers. Sabtu (20/1/2024).
Latar Belakang Program Kampung Siaga Bencana Kuin Cerucuk, sebut dia, tidak terlepas dari wilayah ring 1 memiliki kerentanan resiko bencana banjir maupun kebakaran.
Selain itu, jelas dia, Program Kampung Siaga Bencana (KSB) Kuin Cerucuk juga menjawab isu terkait dengan pengorganiran relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di wilayah Kelurahan Kuin Cerucuk.
Program CSR tersebut, papar dia, merupakan salah satu upaya Pertamina bagi masyarakat melalui pengurangan resiko dan mitigasi bencana.
Selanjutnya, DPPU Syamsudin Noor mencanangkan program CSR bertema Penghijauan dan Pengelolaan Lingkungan (Hiling) dengan mengajak kelompok bank sampah Sumber Rezeki di RT 33 Kasturi, Kelurahan Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, untuk mengolah sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomi dan utilitas tinggi.
Laporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca 2023 Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, terang dia, terdapat 0,68 kilogram sampah dihasilkan perorang setiap harinya.
Menjawab isu tersebut, tambah dia, Pertamina mendorong kreativitas masyarakat dalam pengolahan 3R (reduce, reuse dan recycle) sampah plastik.
Arya Yusa Dwicandra selaku Area Manager Comm,Rel & CSR Regional Kalimantan mengapresiasi The La Tofi School of CSR telah memberikan penghargaan kepada Pertamina.
“Semoga ke depannya kami dapat melakukan kontribusi lebih banyak lagi untuk lingkungan dan juga CSR bagi masyarakat,” tuturnya.(red/ist).














