“Ketahuilah sesungguhnya di dalam tubuh ini ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh anggota tubuh dan jika rusak, maka rusaklah seluruh anggota tubuh. Ketahuilah ia adalah hati.” (HR. Al-Bukhari)
MARABAHAN, teladankalimantan.com- Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 H dan Haul Abah Guru Sekumpul yang berlangsung di Mesjid Arrahmaannurahhiim, jum”at (19/1/2024) antusias dihadiri ribuan warga desa Desa Tatah Mesjid.
Meski di tengah guyuran hujan yang deras saat berlangsungnya acara, namun tak menghalangi warga untuk mendengarkan tauziah yang disampaikan oleh KH Fakhruddin atau Guru Tungkal.
Hadir dalam acara tersebut, tokoh masyarakat Batola DR H Bahrul Ilmi SH MH yang juga sebagai ketua Masjid Arrahmaannurahhim. Para Habieb, dan guru-guru agama. Selain itu, hadir pula sejumlah kepala desa, seperti kepala Desa Tatah Mesjid H Mery Apriansyah, Bacaleg PPP Provinsi Kalsel H Sadam Husin Nafarin, SH, dan tokoh masyarakat.
Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 H diawali dengan pembukaan, kemudian pembacaaan ayat-ayat suci Alquran oleh duet Qory cilik Ahsinul Haqqin Ayubi dan Arta Zaidi Herniansyah yang membacakan Surah Al-Isra.

Dalam tauziahnya, Guru Tungkal, selain menyampaikan tentang perintah Salat lima waktu yang diterima Nabi Muhammad SAW saat perjalanan Isra Miraj juga mengangangkat tentang penyakit hati.
Dirinya berpesan, agar hati selalu dijaga dari berbagai penyakit hati dan secara umum ada berbagai penyakit hati yang harus dihindari, pertama jangan merasa hebat dari orang lain atau takabur yakni, perasaan yang menilai diri sendiri lebih tinggi dibanding orang lain. Perilaku seperti ini umumnya muncul saat seseorang dititipkan harta, jabatan, wajah rupawan atau kepandaian dari Allah SWT.
Yang kedua adalah dengki, artinya tidak senang dengan apa yang dimiliki orang lain, sedangkan dengki adalah bentuk amarah dari rasa iri tersebut. Perilaku ini harus dihindari karena dapat memutus tali persaudaraan antar umat Muslim.
Yang ketiga terlalu tamak dengan dunia atau tertipu dengan kesenangan dunia. Tamak adalah salah satu sifat tercela yang sangat mungkin dimiliki oleh manusia, karena banyak manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya dan selalu menginginkan lebih. Mereka semakin mendambakan hal yang tidak ada habisnya tanpa rasa syukur. Tamak adalah kebiasaan buruk yang membuat seseorang menjadi orang yang rakus.
Untuk itu, ada empat perkara agar hati selalu bersih yakni, tidak gampang marah, pemurah, rendah diri, dan baik budi pekertinya. (red)














