JAKARTA,Teladankalimantan.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali meraih prestasi membanggakan pada Top Digital Awards 2025, ajang penghargaan teknologi digital terbesar di Indonesia diselenggarakan majalah IT Works, di Jakarta, Kamis (04/12/2025).
Melalui penilaian ketat para pakar TI nasional, Kalsel dinobatkan sebagai Pemenang TOP DIGITAL Implementation 2025 #Stars 5, sementara Gubernur H Muhidin meraih TOP Leader on Digital Implementation 2025 dan Kepala Dinas Kominfo Muhamad Muslim dianugerahi TOP CIO on Digital Implementation 2025.
Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Adi Santoso mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa transformasi digital dijalankan pemerintah daerah benar-benar memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Gubernur Kalsel mengapresiasi sekaligus menjadikan anugerah ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dalam bidang transformasi digital. Seluruh sektor bisnis layanan publik yang ada saat ini berbasiskan data, cyber security juga dijamin serta peningkatan respon layanan pengaduan guna peningkatan kepercayaan publik di Kalsel,” ujarnya.
Penghargaan tersebut, menurut dia, juga mengukuhkan peran gubernur dalam mendorong percepatan kebijakan SPBE, keamanan informasi dan pelayanan publik berbasis data.
Keberhasilan Kalsel meraih predikat bintang lima, sebut dia, tidak terlepas dari kekuatan infrastruktur dan inovasi digital yang terus dikembangkan, karena sistem seperti TTE SRIKANDI menghemat hingga 75 persen penggunaan kertas melalui tata naskah elektronik hingga LAPOR KALSEL mempermudah masyarakat menyampaikan aduan langsung kepada pemerintah menjadi bukti layanan publik semakin efisien dan responsif.
“Penerapan Ekosistem Data Kalsel dengan chatbot AI juga meningkatkan literasi data masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pemerintah,”ucapnya.
Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhamad Muslim diwakili Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media Erlinda Puspita Ningrum menegaskan, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan komitmen kuat pimpinan.
“Transformasi digital di Kalsel bukan hanya soal teknologi, tetapi perubahan budaya kerja. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata, layanan lebih cepat, informasi lebih jelas, keamanan data lebih terjamin dan pemerintah lebih responsif. Ini yang terus kami kembangkan setiap tahun,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti, keberhasilan Kalsel meraih skor 71 persen Indeks KAMI, melebihi target nasional, dan menjadi provinsi tercepat kedua dalam pembentukan CSIRT.
Dengan rangkaian prestasi tersebut, terang dia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan diri sebagai daerah serius mendorong pemerintahan digital yang efektif, inklusif dan berkelanjutan.
Melalui momentum TOP DIGITAL Awards 2025, sambung dia, Kalsel bukan hanya memperkuat posisi sebagai salah satu daerah dengan layanan publik terbaik, tetapi juga memperlihatkan dampak langsung digitalisasi bagi masyarakat berupa akses layanan yang dipercepat, pengaduan lebih transparan hingga pengelolaan data lebih aman dan terbuka.
Kemudian, sambug dia, pemerintah memastikan bahwa inovasi digital akan terus diperluas demi menghadirkan layanan yang makin mudah, makin cepat dan makin dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Banua.(red/MC Kalsel/EPN)














