PELAIHARI,teladankalimantan.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar Gerakan Pelajar dan Remaja Sadar dan Peduli Stunting (Gelar Darling) di Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syuhada Pelaihari, Senin (09/09/2024).
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono mengarakan, Gelar Darling merupakan sebuah program sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya para remaja dan pelajar dalam upaya pencegahan stunting.
“Stunting tidak hanya berdampak pada fisik anak, namun juga pada perkembangan kognitif yang dapat mempengaruhi masa depan mereka,” ujar Rusdi Hartono.
Oleh karena itu, sebut dia, peran aktif masyarakat, terutama para pelajar dan remaja sebagai calon orangtua, sangatlah penting dalam memahami dan mencegah stuntingi.
Selain itu, jelas dia, Gelar Darling juga bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan stunting, menuju target nasional sebesar 14 persen pada 2024.
Hal itu, terang dia, agar selaras dengan visi besar untuk mewujudkan generasi remaja berkualitas sebagai modal menuju Banua Emas tahun 2045.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut, H Syamsir Rahman berharap, dengan adanya kegiatan Gelar Darling bisa menambah pengetahuan para remaja tentang stunting.
Agar kedepan, harap dia, angka stunting di Kabupaten Tanah Laut dapat terus menurun.
Dia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terlibat dalam mensukseskan penyelenggaraan Gelar Darling tersebut.
Kegiatan dibuka Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono turut disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Pj Bupati Tanah Laut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Kalsel, Pj Ketua TP PKK Tanah Laut, Pj Sekretaris Daerah Tanah Laut, para pejabat lingkup Pemkab Tanah Laut dan pimpinan Ponpes Asy-Syuhada.(red/ril)














