PELAIHARI, teladankalimantan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut terus melakukan beragam upaya diberbagai sektor guna menekan angka kemiskinan di Bumi Tuntung Pandang
Satu diantaranya melalui sektor pendidikan dengan Program Bidik Tupang atau Beasiswa Pendidikan Tuntung Pandang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Tanah Laut Abdillah mengatakan, program tersebut sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya terus digulirkan sebagai bagian dari wujud kebijakan pendidikan di Tanah Laut.
“Bidik Tupang atau Beasiswa Pendidikan Tuntung Pandang dalam upaya menyikapi faktor-faktor dapat mempengaruhi angka harapan lama sekolah seperti halnya faktor kemiskinan,” ujarnya, saat mengikuti kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP sederajat se-Tanah Laut di UPTD SMPN 2 Bajuin, Kamis (25/1/2024).
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut, sebut dia, angka harapan lama sekolah di Tanah Laut mencapai rata-rata 7 (tujuh) tahun.
Angka tersebut, jelas dia, hanya berpatok pada jenjang SD dan SMP yang memang menjadi kewenangan daerah setingkat kabupaten/kota.
“Program Bidik Tupang telah kita jalankan ini sasarannya peserta didik tergolong miskin dan berprestasi,” ucap Kadisdikbud Tanah Laut, Abdillah.
Terbaru, terang dia, Disdikbud Tanah Laut akan mengubah sedikit skema penyaluran Program Bidik Tupang, agar bisa turut menekan angka kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem.
“Awalnya kita mensyaratkan hanya bagi peserta didik tergolong miskin dan berprestasi. Nanti, kita akan perhatikan mereka yang juga tergolong miskin tetapi belum mampu berprestasi,” tambahnya.
Dia berharap, adanya program beasiswa dari Pemkab Tanah Laut tersebut mampu berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan serta peningkatan harapan lama sekolah.(red/ist).















